LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Konawe menggelar pemeriksaan urine mendadak bagi pelajar SMA Negeri 1 Unaaha pada Rabu (7/1/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pencegahan dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama BNN dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konawe, dengan dukungan pihak sekolah serta unsur terkait lainnya.
Pelaksanaan tes dilakukan secara acak kepada sejumlah siswa menggunakan metode pemeriksaan urine. Seluruh proses berjalan tertib, transparan, dan berada di bawah pengawasan langsung pihak sekolah.
Perwakilan DP3A Kabupaten Konawe menegaskan bahwa kegiatan ini tidak dimaksudkan sebagai bentuk penindakan atau hukuman, melainkan sebagai upaya deteksi awal sekaligus sarana edukasi agar siswa memahami bahaya narkoba sejak dini.
“Jika nantinya terdapat hasil yang mengarah pada indikasi positif, pendekatan yang kami lakukan adalah pendampingan. Mulai dari konseling, rehabilitasi, hingga dukungan psikososial, agar anak tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa stigma,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk melindungi dan membina setiap anak agar dapat berkembang secara optimal, sehat secara fisik dan mental, serta terhindar dari pengaruh negatif narkoba.
Sementara itu, pihak SMA Negeri 1 Unaaha menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tes urine tersebut. Menurut pihak sekolah, kegiatan ini menjadi langkah preventif penting dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan kondusif.
Guru dan tenaga pendidik juga diimbau untuk terus meningkatkan pengawasan serta memberikan pemahaman berkelanjutan kepada siswa mengenai risiko dan dampak buruk narkoba terhadap masa depan mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba semakin meningkat, sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter kuat, dan memiliki daya saing tinggi.(*)
