LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Kepemimpinan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi berganti. Teguh Rahmat dipercaya menakhodai organisasi olahraga tersebut setelah memenangkan pemilihan dalam Musyawarah Daerah (Musda), Sabtu (17/10/2026).
Teguh berhasil memperoleh kepercayaan dalam forum yang mempertemukannya dengan Masuri, ketua petahana yang kembali maju dalam kontestasi tersebut. Hasil Musda ini sekaligus membuka lembaran baru bagi perkembangan olahraga bola voli di Kabupaten Konawe.
Sejumlah unsur olahraga dan pemerintah daerah turut menghadiri kegiatan itu, di antaranya perwakilan Pengprov PBVSI Sultra, pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konawe, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Konawe, serta jajaran pengurus daerah.
Musda diselenggarakan menyusul berakhirnya masa jabatan pengurus PBVSI Konawe selama lima tahun. Pelaksanaan forum tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PBVSI.
Ketua Panitia Musda, Kadir, menjelaskan bahwa berakhirnya periode kepengurusan menjadi dasar dilaksanakannya pemilihan ketua baru.
Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda pergantian pimpinan, melainkan tahapan organisasi untuk menentukan arah kepengurusan selanjutnya.
“Pelaksanaan Musda ini merupakan amanat AD/ART PBVSI. Karena masa kepengurusan lima tahun telah selesai pada 2026, kami sebagai panitia kemudian menggelar musyawarah untuk memilih ketua yang baru,” ungkap Kadir.
Ia menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan yang berlangsung sesuai rencana. Seluruh tahapan Musda dapat terlaksana dengan aman dan tertib.
Kadir berharap hasil musyawarah tersebut melahirkan kepemimpinan yang mampu memperkuat pembinaan atlet serta mendorong peningkatan prestasi bola voli Konawe.
Ia menekankan pentingnya gerak cepat dari ketua dan pengurus terpilih, mengingat Kabupaten Konawe harus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra 2026.
Sebelum pemungutan suara, terdapat dua nama yang bersaing dalam pemilihan ketua, yakni Masuri yang berupaya melanjutkan kepemimpinannya dan Teguh Rahmat sebagai kandidat lainnya.
Setelah ditetapkan sebagai ketua terpilih, Teguh Rahmat langsung menegaskan komitmennya untuk segera menjalankan tugas organisasi. Ia menilai waktu yang tersedia harus dimanfaatkan secara maksimal karena sejumlah agenda telah menanti.
Teguh menyambut kepercayaan tersebut dengan menyatakan bahwa dirinya akan segera mengambil langkah konkret dalam menjalankan program kerja PBVSI Konawe.
“Alhamdulillah, Musda tadi berlangsung secara terbuka untuk umum dan semua pihak. Sekarang saya mendapat amanah baru, sementara banyak program yang waktunya sudah dekat. Karena itu, dalam waktu dekat saya langsung mempersiapkan semuanya,” tutur Teguh.
Ketika diminta menyampaikan pesan seusai terpilih, ia tidak ingin memberikan pernyataan panjang. Baginya, hasil kerja akan lebih penting dibandingkan banyaknya kata-kata yang disampaikan.
“Pesan-pesannya mungkin saya mau langsung kerja. Saya tidak mau pesan-pesan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan pendekatan Teguh yang ingin memulai kepemimpinannya melalui tindakan nyata. Fokus awal diarahkan pada konsolidasi internal dan persiapan menghadapi kompetisi olahraga tingkat provinsi.
Ia mengungkapkan, agenda Porprov menjadi salah satu pekerjaan besar yang harus segera ditangani. Selain persiapan jangka pendek, ia juga berencana menyusun program berkelanjutan untuk memperkuat organisasi dan pembinaan atlet.
Langkah pertama yang akan dilakukan adalah menghimpun jajaran pengurus untuk berdiskusi mengenai kondisi organisasi. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk memetakan persoalan, mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya, sekaligus menentukan strategi ke depan.
“Program kita juga ada yang jangka panjang. Namun, agenda besar di depan mata adalah Porprov. Itu yang harus segera dipersiapkan. Saya akan mengumpulkan teman-teman terlebih dahulu untuk mengetahui apa saja yang terjadi pada kepengurusan sebelumnya,” jelasnya.
Pergantian kepemimpinan PBVSI Konawe kini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi organisasi dan meningkatkan kualitas pembinaan olahraga bola voli.
Dengan terpilihnya Teguh Rahmat, publik olahraga Konawe menantikan langkah nyata kepengurusan baru dalam menyiapkan atlet, membangun kerja sama internal, serta meningkatkan daya saing daerah pada Porprov Sultra 2026.
Komitmen untuk langsung bekerja menjadi tantangan pertama bagi Teguh dalam membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui Musda dapat diwujudkan menjadi kemajuan prestasi bola voli Kabupaten Konawe.(Red/Inal).
