436 Peserta Terdaftar, Pameran Inovasi Daerah Konawe Dibuka 11 November 2026

  • Share

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), bersiap menggelar Pameran Inovasi Daerah Kabupaten Konawe 2026 yang dijadwalkan resmi dibuka pada 11 November 2026.

Kegiatan bertema “Inovasi Daerah untuk Negeriku” tersebut mendapat respons dari berbagai unsur pemerintahan dan pelaku usaha.

Berdasarkan data pendaftaran, sebanyak 436 peserta telah terdaftar untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang menjadi wadah promosi berbagai terobosan dan kreativitas pembangunan daerah itu.

Peserta yang terdaftar berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, 28 kecamatan, 57 kelurahan, dan 291 desa. Selain itu, partisipasi juga mencakup instansi vertikal, perusahaan swasta, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Konawe, serta organisasi mitra pemerintah daerah.

Pameran ini diselenggarakan untuk memperkenalkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh instansi pemerintah maupun masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Konawe ingin memberikan ruang bagi para inovator untuk memperlihatkan hasil karya dan program unggulan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

Mengusung semangat ‘Inovasi Daerah untuk Negeriku’, kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan gagasan antarpeserta.

Inovasi yang ditampilkan nantinya mencakup berbagai bidang, mulai dari tata kelola pemerintahan, pelayanan kesehatan, pendidikan, perizinan, digitalisasi pelayanan, hingga pengembangan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, lingkungan hidup, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kehadiran pemerintah desa dan kelurahan sebagai bagian dari peserta juga membuka peluang untuk memperkenalkan berbagai inovasi berbasis potensi lokal. Program dan terobosan yang dinilai bermanfaat diharapkan dapat menjadi referensi bagi wilayah lain untuk dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing.

Sementara itu, keterlibatan instansi vertikal, perusahaan swasta, UMKM, dan organisasi mitra pemerintah daerah diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan Kabupaten Konawe.

Dalam pelaksanaannya, peserta akan menampilkan inovasi melalui stan pameran yang disiapkan sesuai ketentuan teknis penyelenggara. Setiap peserta diharapkan mampu menjelaskan substansi inovasi, manfaat, proses penerapan, serta dampaknya terhadap pelayanan dan kehidupan masyarakat.

Sistem penilaian mencakup empat aspek, yakni substansi inovasi dengan bobot 40 persen, presentasi dan edukasi 30 persen, visual serta kreativitas stan 20 persen, dan interaktivitas serta respons pengunjung sebesar 10 persen.

Penyelenggara juga menyiapkan penghargaan bagi juara I, II, dan III pada masing-masing kategori serta penghargaan stan terfavorit.

Melalui mekanisme tersebut, pameran diharapkan dapat mendorong peserta untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menarik dari sisi tampilan, tetapi juga memiliki kebaruan, manfaat nyata, keberlanjutan, dan peluang untuk diterapkan di tempat lain.

Penyelenggaraan Pameran Inovasi Daerah Kabupaten Konawe 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

Dengan terdaftarnya 436 peserta dari berbagai unsur, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas publikasi inovasi sekaligus memperkuat budaya berinovasi di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Pembukaan yang dijadwalkan pada 11 November 2026 menjadi awal pelaksanaan kegiatan yang diharapkan mampu mempertemukan berbagai gagasan dan terobosan demi mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe.(Red/Inal).

  • Share
Exit mobile version