Sebut Pungli di ICP Kebiasaan Lama, Kabag Ekonomi: Harus Dihilangkan

  • Share

LINTASSULTRA.COM | KONAWE — Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Kabupaten Konawe, Indra Tinggoa, angkat bicara terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP).

Ia menjelaskan bahwa peran pemerintah daerah melalui Bagian Ekonomi hanya sebatas mengatur dan menertibkan kawasan ICP agar aktivitas masyarakat berjalan tertib dan nyaman.

“Kami hanya bertugas mengatur dan menertibkan area ICP. Saya menduga ada oknum yang mengatasnamakan pemerintah dalam melakukan pungutan tersebut,” ujarnya.

Indra mengungkapkan, kecurigaan terhadap oknum tersebut sebenarnya telah muncul sejak awal. Ia menilai ada kejanggalan ketika seseorang bersikeras meminta izin untuk tetap berdagang di area yang telah disterilkan oleh panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe.

“Saya memang agak curiga kenapa ada orang yang ngotot minta untuk berdagang di area yang sudah disterilkan panitia HUT. Tiga hari berturut-turut kami bersitegang dengan orang tersebut di lokasi ICP, sampai akhirnya Pak Wakil Bupati turun langsung meninjau lapangan,” jelasnya.

Belakangan, lanjut Indra, orang tersebut justru diduga sebagai pihak yang melakukan pungutan liar terhadap para pedagang.
“Dan ternyata, belakangan orang inilah yang diduga melakukan pungutan liar terhadap pedagang,” ungkapnya.

Ia juga menyebut bahwa praktik pungli di kawasan tersebut bukanlah hal baru, melainkan kebiasaan lama yang baru terungkap ke publik.

“Dugaan pungli ini sudah ada sejak lama dan baru terbuka sekarang. Kami berupaya menghilangkan budaya itu karena sangat merugikan pelaku UMKM,” katanya.

Indra menambahkan, pemerintah daerah saat ini fokus melakukan penataan kawasan agar seluruh kegiatan di ICP berjalan tertib, sukses, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Pemerintah hadir untuk menata area, sehingga acara bisa berjalan dengan baik dan pelaku UMKM serta masyarakat merasa nyaman,” tutupnya. (Red/Inal)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *