LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Rakyat Indonesia (PRI), H. Amir, menegaskan bahwa penyelenggaraan Turnamen Bola Voli Putri PRI Cup I tidak memiliki kepentingan politik. Kegiatan tersebut murni bertujuan mengembangkan potensi atlet sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pernyataan itu disampaikan H. Amir saat membuka Turnamen Bola Voli Putri PRI Cup I melalui sambungan video call, Selasa (27/10/2026). Turnamen tersebut berlangsung di Kelurahan Tongauna, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dalam sambutannya, Amir mengatakan, PRI Cup diselenggarakan sebagai wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kualitas permainan, serta mempererat hubungan antarpemain dan masyarakat.
“Turnamen PRI Cup ini kami jalankan murni tanpa ada kepentingan politik. Kegiatan ini bertujuan membangkitkan potensi atlet sekaligus meningkatkan UMKM,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan turnamen serupa telah dilaksanakan di sejumlah daerah lain di Indonesia. Menurutnya, kegiatan olahraga dapat menjadi sarana untuk menemukan bibit-bibit atlet berbakat yang berpotensi mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
Amir juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak semata-mata berorientasi pada perebutan gelar juara. Ia berharap pertandingan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan para atlet muda dan membangun semangat kompetisi yang sehat.
“Bertandinglah di sini bukan hanya untuk memperebutkan juara, tetapi bagaimana kita menyatukan seluruh bibit unggul atlet bola voli agar bisa bersaing di kancah nasional,” ujarnya.
Selain memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga, Amir menilai turnamen tersebut juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Kehadiran peserta, penonton, dan pengunjung diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan serta memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kemeriahan kegiatan, Amir mengungkapkan rencana menghadirkan grup band ibu kota, Radja, pada acara penutupan turnamen.
Ia berharap kehadiran hiburan tersebut dapat menambah antusiasme masyarakat sekaligus menjadikan PRI Cup sebagai ajang olahraga dan hiburan yang memberikan manfaat lebih luas bagi warga Konawe.
Tak hanya itu, Amir menyatakan kesiapannya mendukung Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Konawe dalam mengembangkan olahraga bola voli. Ia juga siap menjadi perantara untuk membantu mendorong kemajuan olahraga tersebut di daerah.
“Saya sangat mendukung dan siap membantu PBVSI Konawe, termasuk menjadi perantara dalam mengembangkan olahraga bola voli di Konawe,” tegasnya.
Lebih lanjut, Amir menyampaikan bahwa PRI berencana melanjutkan kegiatan serupa melalui penyelenggaraan turnamen bola voli putra. Ke depan, PRI Cup diharapkan dapat menghadirkan kompetisi untuk kategori putra dan putri sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Melalui Turnamen Bola Voli Putri PRI Cup I, Amir berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi, sekaligus tercipta ruang kebersamaan bagi masyarakat dan peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM di Kabupaten Konawe.(Red/Inal).
