LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Puluhan siswa SMA Negeri 1 Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, diduga mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Seorang guru SMA Negeri 1 Tongauna yang berhasil dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, pihak sekolah belum mengetahui secara pasti penyebab munculnya keluhan yang dialami para siswa.
Menurut dia, sekitar satu setengah jam setelah mengonsumsi makanan MBG, seorang siswa datang mengeluhkan rasa gatal pada tubuhnya.
Keluhan serupa kemudian disampaikan sejumlah siswa lainnya. Beberapa siswa mengaku mengalami rasa gatal, termasuk pada bagian lidah.
“Setelah makan MBG, sekitar satu setengah jam kemudian ada siswa yang datang mengeluh gatal di badannya. Setelah itu menyusul beberapa siswa lain yang mengaku gatal-gatal pada lidah,” ujar guru tersebut.
Melihat kondisi tersebut, pihak sekolah kemudian menghubungi Puskesmas Tongauna untuk mendapatkan penanganan medis.
Karena jumlah siswa yang mengalami keluhan cukup banyak dan pihak puskesmas kewalahan menangani kondisi tersebut, sebagian siswa kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Konawe.
“Total awal berjumlah 25 siswa yang terdata dan awalnya lima orang yang dirujuk ke rumah sakit,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti penyebab para siswa mengalami gejala tersebut. Belum dapat dipastikan pula apakah keluhan yang dialami para siswa berkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi.
Pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikan penyebab munculnya gejala yang dialami para siswa.(*).
