LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Puluhan peserta Pameran Inovasi Daerah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai melakukan persiapan dengan membangun stan di kawasan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Konawe, Jumat (6/11/2026).
Pantauan media ini, sejumlah perwakilan desa, kelurahan, kecamatan hingga instansi mulai mendirikan stan di lokasi yang telah ditentukan oleh panitia. Para pekerja terlihat mengangkut berbagai material bangunan, seperti balok, papan dan kaso untuk digunakan dalam pembangunan stan pameran.
Meski harus bekerja di bawah terik matahari, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para pekerja dalam mempersiapkan stan masing-masing. Aktivitas pembangunan bahkan diperkirakan terus bertambah seiring semakin banyaknya peserta yang mulai mendatangkan material ke lokasi kegiatan.
Salah seorang pekerja memperkirakan pembangunan stan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari hingga rampung.
“Pembangunan stan mungkin sekitar dua atau tiga hari baru rampung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tirawuta, Nasrudin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai produk unggulan yang akan ditampilkan dalam Pameran Inovasi Daerah.
Menurutnya, Desa Tirawuta tidak hanya akan memamerkan hasil perkebunan, tetapi juga berbagai produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.
“Kami sudah siapkan. Kami akan memamerkan hasil perkebunan kami. Selain itu, banyak juga hasil dari UMKM mandiri yang akan kami pamerkan,” terangnya.
Namun, terkait kebutuhan listrik untuk menunjang aktivitas stan, Nasrudin mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut dari panitia penyelenggara.
“Kami masih menunggu informasi dari panitia,” tuturnya.
Ketua Panitia Pameran Inovasi Daerah Kabupaten Konawe, Gunawan Samad, mengatakan jumlah peserta yang akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut diperkirakan mencapai 434 peserta.
Ia menyebutkan, saat ini sejumlah peserta dari desa, kelurahan dan kecamatan telah memulai pembangunan stan. Sementara organisasi perangkat daerah (OPD) dijadwalkan mulai mendirikan stan pada Jumat malam karena pada siang hari masih menjalankan aktivitas perkantoran.
“Untuk sekarang sudah banyak yang membangun stan. Sedangkan OPD akan mulai melakukan pembangunan stan sebentar malam karena saat ini mereka masih berkantor,” jelasnya.
Gunawan juga memastikan persoalan kelistrikan di setiap stan telah menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara. Dengan demikian, peserta tidak perlu menyiapkan kebutuhan listrik secara mandiri.
Pameran Inovasi Daerah yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Konawe tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 11 hingga 31 November 2026 di kawasan STQ Konawe.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi desa, kelurahan, kecamatan, OPD, instansi terkait hingga pelaku UMKM untuk memperkenalkan berbagai inovasi, potensi wilayah, produk unggulan serta kreativitas yang dikembangkan di masing-masing daerah.(Red/Inal).













