LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di Kecamatan Tongauna Utara, Sabtu (22/8/2026), tidak hanya menjadi pusat perhatian bagi peserta dan pencinta olahraga.
Kehadiran sejumlah stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut menciptakan aktivitas ekonomi di tengah masyarakat.
Bupati Konawe H. Yusran Akbar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengunjungi satu per satu lapak UMKM yang berada di lokasi kegiatan. Kehadirannya mendapat sambutan positif dari para pedagang maupun masyarakat yang tengah menikmati rangkaian Porseni.

Saat berada di stan, Yusran tampak melihat berbagai produk yang ditawarkan pelaku usaha, seperti makanan olahan, kuliner lokal, kerajinan, hingga aneka kebutuhan lainnya. Ia juga menyempatkan diri berbincang dengan pedagang untuk mengetahui kondisi usaha mereka selama kegiatan berlangsung.
Salah seorang pedagang kuliner, Siti (56), mengaku merasakan peningkatan penjualan sejak Porseni digelar. Kondisi tersebut berbeda dibandingkan hari-hari biasa ketika jumlah pembeli cenderung lebih sedikit.
Mendengar cerita tersebut, Bupati Yusran Akbar menunjukkan dukungannya dengan membeli sejumlah makanan yang dijajakan, di antaranya tahu isi dan keripik.
Aksi tersebut sekaligus menjadi bentuk ajakan kepada masyarakat agar ikut menghidupkan usaha warga dengan membeli produk lokal.

Tidak hanya stan kuliner, Bupati juga mendatangi lapak yang menjual berbagai mainan anak. Ia bahkan mencoba beberapa permainan edukatif yang tersedia sebelum memilih barang untuk dibagikan kepada anak-anak di sekitar lokasi kegiatan.
Menurut Yusran, keberadaan UMKM dalam agenda Porseni memiliki arti penting karena kegiatan olahraga dan seni dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat.
Ia menilai setiap kegiatan yang menghadirkan banyak orang seharusnya dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Karena itu, ruang bagi UMKM perlu terus dibuka dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah.
“Ini bentuk dukungan nyata kita kepada UMKM. Mari beli produk sendiri,” ujar Yusran.

Ia menambahkan, Porseni bukan sekadar wadah untuk mempertandingkan kemampuan di bidang olahraga dan seni. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha sehingga tercipta perputaran ekonomi di tingkat desa.
Pemerintah Kabupaten Konawe, kata dia, akan terus mendorong keterlibatan UMKM dalam berbagai agenda daerah. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperluas pasar bagi produk unggulan lokal.
Semangat tersebut juga sejalan dengan visi Konawe Bersahaja yang menempatkan peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
Di momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Yusran berharap semangat nasionalisme tidak berhenti pada perayaan dan perlombaan. Menurutnya, membeli serta menggunakan produk buatan masyarakat sendiri merupakan bentuk sederhana yang dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian.
Dengan demikian, Porseni Tongauna Utara diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi bagi para peserta, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan dan UMKM.(Red/Admin).













