Puluhan Hektare Jagung dan Ubi Gajah Jadi Andalan Ketahanan Pangan di Tirawuta

  • Share

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Pemerintah Desa (Pemdes) Tirawuta, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat melalui pengembangan sektor pertanian.

Kepala Desa Tirawuta, Nasrudin, mengatakan saat ini masyarakat bersama pemerintah desa telah mengembangkan lahan jagung pakan seluas lebih dari 20 hektare. Tanaman jagung tersebut memiliki usia tanam yang bervariasi, mulai dari satu minggu hingga lebih dari dua bulan.

“Bahkan, saat ini, kami sudah siapkan enam hektar lahan yang siap tanam, tinggal menunggu hujan saja,” ujar Nasrudin, Sabtu (1/8/2026).

Ia mengungkapkan, hasil panen jagung dari petani Tirawuta memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan. Saat ini, harga jagung yang diterima dari pengepul berkisar antara Rp5.100 hingga Rp5.300 per kilogram.

Selain jagung, Pemdes Tirawuta juga mulai mengembangkan budidaya ubi kayu atau ubi gajah sebagai komoditas unggulan baru. Menurut Nasrudin, tanaman tersebut memiliki prospek cerah karena kondisi tanah di Desa Tirawuta sangat cocok untuk pertumbuhannya.

“Potensi ubi gajah di Tirawuta sangat besar. Selain lahannya cocok, biaya perawatannya juga relatif murah dan tidak terlalu rumit,” jelas Kades Tirawuta.

Ia juga menambahkan, hasil panen ubi gajah nantinya akan dipasarkan kepada pengepul di Kota Kendari sebagai bahan baku industri tepung tapioka.

Lanjutnya, pemerintah desa Tirawuta turut melibatkan puluhan masyarakat setempat dalam proses penanaman jagung maupun ubi gajah. Langkah itu menurutnya tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi di desa yang dipimpinnya itu.

“Semoga sektor pertanian di Tirawuta terus mendapat dukungan dari masyarakat dan Pemerintah sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Konawe,” tutupnya.(Red/Inal).

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *