Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Konawe Kukuhkan Pengurus Mabiran dan Kwaran

  • Share

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Konawe yang juga Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE, M.Si, melantik dan mengukuhkan kepengurusan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) serta Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Padangguni, Latoma, dan Asinua untuk masa bakti 2026–2029.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut digelar secara khidmat di kawasan Permandian Batu Lapis, Desa Garuda, Kecamatan Padangguni, pada Sabtu malam (17/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur kepramukaan, mulai dari pembina Pramuka, Ketua Majelis Pembimbing, pengurus Dewan Kerja Pramuka, jajaran kwartir ranting, hingga anggota Pramuka. Turut hadir pula unsur Forkopimda, di antaranya Kepala BNN Konawe serta perwakilan Polres Konawe.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Mabiran dan masing-masing Kwartir Ranting. Agenda dilanjutkan dengan pengucapan Tri Satya Pramuka, pembacaan ikrar, serta naskah pelantikan.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penandatanganan berita acara serta penyematan tanda jabatan kepada para pengurus yang baru dilantik oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Konawe.

Ketua Kwartir Ranting Padangguni, Dermawan, dalam laporan singkatnya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Kwarcab Konawe atas kepercayaan menjadikan Kecamatan Padangguni sebagai lokasi pelantikan Mabiran dan Kwaran Kecamatan Asinua serta Latoma.

Ia menilai momentum tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan semua pihak sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ujar Dermawan.

Menurutnya, meski dilaksanakan secara sederhana, kegiatan ini memiliki arti penting dan direncanakan menjadi agenda tahunan Kwartir Ranting bersama Majelis Pembimbing. Hal ini sejalan dengan dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Konawe dalam membangun desa dan menata kota menuju Konawe yang bersahaja.

Sementara itu, Syamsul Ibrahim menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan hanya sekadar seremoni, melainkan menjadi titik awal pengabdian dan tanggung jawab dalam membina serta mengembangkan Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan.

“Kwartir ranting merupakan ujung tombak pembinaan. Keberhasilan Pramuka di tingkat cabang sangat bergantung pada peran aktif kwartir ranting dalam mendampingi gugus depan dan berkoordinasi dengan Majelis Pembimbing,” tegasnya.

Syamsul juga menyoroti peran penting Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan nonformal yang turut membantu pemerintah dalam menghadapi tantangan zaman, seperti pesatnya digitalisasi, pengaruh media sosial, maraknya judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, pornografi, hingga masuknya budaya asing yang perlahan mengikis nilai gotong royong dan nasionalisme.

“Pramuka harus menjadi solusi dalam mencetak generasi muda yang kuat, berkarakter, dan berintegritas tanpa kehilangan jati diri bangsa,” katanya.

Ia berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan keikhlasan, serta menyusun program kerja yang realistis, berkelanjutan, dan fokus pada pembinaan peserta didik.
“Bangun sinergi yang kuat antara Mabiran, kwartir ranting, dan seluruh pemangku kepentingan di kecamatan. Jadilah contoh dalam sikap, perilaku, dan semangat kepramukaan,” pesannya.

Selain itu, Syamsul menekankan pentingnya regenerasi kepengurusan agar Gerakan Pramuka tetap dinamis dan terus berkembang, termasuk membuka ruang bagi kader muda untuk berkiprah hingga ke tingkat nasional.

“Kita perlu regenerasi agar muncul semangat baru. Harus ada perwakilan kecamatan yang mampu tampil di Jambore Nasional 2026,” ujarnya.

Ia juga mendorong dukungan terhadap program strategis Kwartir Nasional, seperti pendataan dan penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka Nasional, serta penguatan kegiatan sosial melalui Satgas Pramuka Peduli dan berbagai program pengabdian masyarakat.

Di sisi lain, Syamsul menilai pelaksanaan kegiatan di kawasan Permandian Batu Lapis memberikan dampak positif bagi promosi destinasi wisata lokal serta peningkatan ekonomi masyarakat Desa Garuda.
“Selain pelantikan, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi potensi wisata desa yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Syamsul Ibrahim menyampaikan terima kasih kepada Kecamatan Padangguni, Asinua, dan Latoma atas inisiatif serta kerja sama sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus Pramuka atas pengabdian dan kontribusi selama masa bakti sebelumnya. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi Gerakan Pramuka,” pungkasnya.

Acara pelantikan kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama para tamu undangan serta penyampaian materi sosialisasi oleh Kepala BNN Konawe.
(Red/Admin)

  • Share
Exit mobile version