LINTASSULTRA.COM | KONAWE — Taman Wisata Kuliner Unaaha, Kabupaten Konawe, yang dibangun dengan anggaran hampir Rp5 miliar, kini menuai sorotan. Kawasan yang semestinya menjadi pusat wisata kuliner dan tempat masyarakat beraktivitas justru dikeluhkan karena diduga kerap menjadi lokasi tongkrongan dan konsumsi minuman keras (miras).
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena aktivitas perdagangan di kawasan food court terlihat sangat minim. Dari sejumlah lapak yang tersedia, hanya sekitar dua lapak yang tampak masih aktif menjajakan dagangan, sementara sebagian lainnya terlihat sepi.
Di sisi lain, keberadaan pecahan botol minuman yang berserakan di beberapa titik kawasan menambah kesan bahwa area tersebut kerap digunakan untuk berkumpul dan mengonsumsi minuman beralkohol.
Situasi ini tentu membuat para pedagang merasa tidak nyaman.
Pedagang berharap food court yang dibangun menggunakan anggaran Rp4.997.478.936,91 tersebut dapat menjadi pusat kuliner yang ramai, aman, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Namun, harapan tersebut justru berbanding terbalik dengan kondisi yang dirasakan sejumlah pedagang. Selain sepi pembeli, pedagang juga mengeluhkan persoalan keamanan.
Bahkan, salah seorang pedagang disebut mengalami kerugian setelah kehilangan sejumlah barang.
Pedagang yang telah mengeluarkan modal cukup besar pun mulai mempertanyakan masa depan usahanya jika kondisi kawasan terus seperti sekarang.
“Harapan Kami datang untuk berdagang dan mencari penghasilan, bukan menghadapi kondisi yang membuat kami merasa tidak aman,” keluh salah seorang pedagang.
Minimnya pengunjung dan dugaan maraknya aktivitas tongkrongan miras dinilai dapat membuat citra Taman Wisata Kuliner Unaaha semakin jauh dari tujuan awal pembangunannya.
Para pedagang berharap pemerintah daerah segera melakukan penertiban dan meningkatkan pengawasan, khususnya pada malam hari.
Keamanan, kebersihan, serta pengelolaan kawasan juga dinilai perlu dievaluasi agar food court kembali berfungsi sebagai pusat wisata kuliner, bukan justru menjadi tempat tongkrongan yang meresahkan.
”Dengan nilai pembangunan yang mencapai hampir Rp5 miliar, masyarakat tentu berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha serta masyarakat Kabupaten Konawe, ” pungkasnya. (Red/Admin).
Hampir Rp5 Miliar Digelontorkan, Wisata Kuliner Unaaha Sepi dan Jadi Tempat Miras













