LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Tari Kolosal pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-XXXI tahun 2026 di Kabupaten Konawe sukses menarik perhatian masyarakat yang hadir.
Tarian yang mengangkat tema sejarah masuknya Islam di Konawe pada masa lampau itu menjadi salah satu penampilan yang paling dinantikan. Melalui gerakan seni dan alur cerita, tari tersebut menggambarkan awal penyebaran Islam di wilayah Konawe.
Kisah yang ditampilkan menceritakan bagaimana pendatang dari Negara asing datang ke Konawe melalui aktivitas perdagangan. Selain berdagang, mereka turut memperkenalkan ajaran Islam dan syariat kepada masyarakat lokal.
Seiring waktu, ajaran Islam semakin berkembang dan melekat dalam kehidupan masyarakat Konawe. Penyebaran agama tersebut berlangsung melalui hubungan sosial, ikatan darah, rasa kebersamaan, serta keyakinan masyarakat kepada Allah SWT.
Tari Kolosal tersebut melibatkan sekitar 100 pelajar Kabupaten Konawe yang berasal dari tiga sanggar seni, yakni Sanggar Wekoila, Sanggar Anawai, dan Sanggar Anawula.
Para pelajar tersebut mendapat bimbingan dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe, Hania, serta dilatih oleh Riza Safitri dan Sri Santi.
Penampilan semakin istimewa ketika Bupati Konawe, Yusran Akbar, turut ambil bagian dalam Tari Kolosal tersebut. Di sela-sela pertunjukan, Yusran Akbar melantunkan ayat suci Al-Qur’an yang membuat suasana semakin khidmat.
Adapun ayat yang dibacakan yakni Surah Maryam ayat 31 hingga 35 serta Surah Ali Imran ayat 19. Saat melantunkan ayat suci tersebut, Bupati Konawe tampak menghayati makna ayat hingga matanya berkaca-kaca.
Di hadapan para kepala daerah se-Sultra dan tamu undangan serta masyarakat Konawe, Yusran Akbar yang merupakan alumni Madrasah Tsanawiyah (MTs) I Konawe itu membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan suara merdu.
Perpaduan seni tari, sejarah, dan lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut membuat pembukaan MTQ XXXI Sultra di Kabupaten Konawe semakin berkesan bagi masyarakat yang menyaksikan.(Red/Inal).
