LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Penantian panjang selama 15 tahun akhirnya berbuah manis bagi Ameroro FC. Klub tersebut sukses meraih gelar juara Turnamen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 tingkat Kecamatan Uepai setelah menaklukkan Baruga FC melalui drama adu penalti.
Pertandingan final yang mempertemukan Ameroro FC dan Baruga FC berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif dengan memperagakan jual beli serangan untuk menciptakan peluang dan membuka keunggulan.
Memasuki pertengahan babak pertama, Ameroro FC mendapat hadiah penalti setelah pemain Baruga FC melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Namun, peluang emas tersebut belum berhasil dimanfaatkan Deckhy Kaka. Tendangannya gagal mengubah kedudukan sehingga skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin tinggi. Kedua kesebelasan silih berganti melancarkan serangan dan menciptakan sejumlah peluang.
Meski demikian, kokohnya lini pertahanan kedua tim membuat tidak ada gol yang tercipta hingga waktu normal berakhir. Skor 0-0 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama dari titik putih tersebut, Ameroro FC tampil lebih tenang. Mereka sukses mencetak empat gol, sementara Baruga FC hanya mampu mencetak dua gol.
Ameroro FC pun memastikan kemenangan dengan skor 4-2 dalam adu penalti sekaligus mengangkat trofi juara Turnamen Hari Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kecamatan Uepai.
Gelar tersebut menjadi momen spesial bagi Ameroro FC setelah harus menunggu selama 15 tahun untuk kembali merasakan manisnya menjadi juara.
Setelah penantian panjang, Ameroro FC akhirnya kembali ke puncak dan mencatatkan sejarah baru di Kecamatan Uepai.(Red/Inal).


