Bupati Konawe Sampaikan Laporan Kinerja 2025, Ekonomi Tumbuh 12,28 Persen

  • Share

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Bupati Konawe, Yusran Akbar, memaparkan berbagai pencapaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Konawe memperingati HUT ke-66 Kabupaten Konawe yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Konawe, Selasa (3/3/2026).

Dalam pidatonya, Bupati menekankan bahwa keberhasilan yang diraih daerah bukanlah hasil kebetulan atau sekadar rutinitas pemerintahan semata.

Kata Bupati Konawe, capaian tersebut lahir dari penyelarasan kebijakan, penegasan skala prioritas, serta sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi yang terbangun menjadi fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis.

Dari sisi makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Konawe menunjukkan tren positif. Jika pada 2024 tercatat sebesar 11,82 persen, maka pada 2025 meningkat menjadi 12,28 persen.

Pertumbuhan dua digit ini menandakan aktivitas ekonomi daerah berlangsung dinamis dan konsisten.

Beberapa sektor unggulan seperti pertanian, industri pengolahan, perdagangan, serta jasa memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan struktur ekonomi. Namun, Bupati menegaskan bahwa capaian tersebut tidak semata berbicara tentang angka.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi itu berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas usaha, perputaran ekonomi di wilayah desa dan perkotaan, serta terbukanya kesempatan kerja, khususnya bagi pelaku UMKM dan masyarakat luas.

Pada aspek pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Konawe juga mengalami peningkatan dari 74,50 menjadi 75,09. Angka harapan hidup turut naik dari 72,85 tahun menjadi 73,04 tahun, yang menunjukkan akses dan kualitas layanan kesehatan semakin merata.

Di sektor pendidikan, indikator menunjukkan perkembangan menggembirakan. Harapan lama sekolah bertambah dari 13,05 tahun menjadi 13,11 tahun, sementara rata-rata lama sekolah meningkat dari 9,69 tahun menjadi 9,80 tahun.

Hal ini mencerminkan perbaikan akses sekaligus mutu pendidikan di daerah.
Sementara itu, dari sisi kesejahteraan masyarakat, pengeluaran riil per kapita juga naik dari Rp11,415 juta menjadi Rp11,763 juta, yang mengindikasikan daya beli masyarakat semakin menguat.

Bupati menegaskan, peningkatan berbagai indikator tersebut menandai arah pembangunan Konawe yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

“Pembangunan yang kita jalankan tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi memastikan kesejahteraan dan keberlanjutan bagi masyarakat Konawe,” tutupnya.(Red/Admin).

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *