Karate O2SN Tingkat SMA, Pahri Zirat Putra Asrudin Wakili Konawe Melaju ke Tingkat Provinsi Sultra

0
1605

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Wawotobi Pahri Zirat Putra Asrudin, diumumkan sebagai juara 1 Karate pada kegiatan seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Konawe dan Konawe Utara yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Konawe di Unaaha beberapa waktu lalu.

Kegiatan seleksi O2SN yang dilaksanakan di GOR Konawe di Unaaha, siswa SMA yang keluar sebagai jaura 1 dan 2 akan mewakili Kabupaten Konawe dan Konawe Utara di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Adapun siswa SMA yang keluar sebagai juara 1 dan 2 karate pada seleksi O2SN tingkat kabupaten Konawe dan Konawe Utara adalah sebagai berikut:

Juara 1 Putra diraih oleh Pahri Zirat Putra Asrudin Siswa SMA 1 Wawotobi dengan nilai tertinggi 14. Juara 1 Putri diraih oleh Natasya Regina Aliska siswa SMA 1 Wonggeduku dengan total nilai 10. Sedangkan Juara 2 putra diraih oleh Muh. Yasin, siswa SMA 2 Unaaha dengan total nilai 10. Sedangkan juara 2 putri diraih oleh Ririn Suryani dengan nilai 10, siswa SMA Tongauna.

Nasrudin Menara SE, selaku pelatih karateka yang telah menyandang sabuk hitam dan 4 ini mengatakan, siswa yang keluar sebagai pemenang pada seleksi O2SN merupakan murid yang berprestasi pada ajang karateka.

Mereka yang keluar sebagai pemenang merupakan murid yang teladan, fokus, disiplin, dan mempunyai kemampuan tersendiri dalam bela diri. Intinya karena mereka tekun berlatih utamanya dukungan dari orang tua dan guru pada sekolah tersebut.

“Mereka (siswa red) tidak punya nilai apa-apa, ketika tidak ada dukungan dari orang tua itu sendiri, dan dukungan pula dari sekolah dia belajar,” kata Nasrudin kepada Sultranews.co.id, Kamis (13/6/2024).

Prestasi lanjut Nasrudin sangat penting. Apalagi anak-anak yang baru menduduki bangku SMA, maka tentunya selalu disuport agar mereka mempunyai jati diri, baik itu laki-laki maupun perempuan itu sendiri.

“Kelak mereka akan menjadi anak yang berprestasi menjadi kebanggan orang tua, sekolah, daerah, negara dan bangsa,” ujar Nasrudin, memberikan motivasi.

Iapun berharap, agar kiranya pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi lebih memperhatikan kemakmuran karateka berprestasi dan juga pelatih.

“Dengan dana yang mumpuni, alhamdulillah kita masih bisa mencetak prestasi. Mudah-mudahan kedepannya pemerintah lebih memperhatikan atlit-atlit dan pelatihnya agar lebih berprestasi ketingkat selanjutnya,” ucapnya.(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here