Pj Bupati Konawe Terdaftar di Golkar Sebagai Bacalon Bupati, LIRA Konawe: HR Diduga Tabrak Sejumlah Regulasi

0
1922

LINTASSULTRA.COM | KONAWE- Terdaftarnya Harmin Ramba (HR) di Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai bakal calon (Bacalon) Bupati Konawe, menuai kontroversi, kali ini datang dari Agus Salim, selaku ketua lembaga Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Konawe, Senin (8/4/2024). Dia menyebut HR harus melihat statusnya sebagai Pj Bupati Konawe yang masih aktif.

Agus mengatakan, HR dinilai kebablasan, lantaran ambisius ingin menjadi Bupati definitif.

“Harmin Ramba mengalami disorientasi tugas sebagai Pj. Dia seharusnya melihat statusnya sebagai Pj untuk mengurusi jalannya pemerintahan serta mensukseskan Pilkada, malah ini menjadi bagian dari Bacalon Bupati,” kata Agus, kepada media ini.

Selain itu, Agus menyebut, HR diduga menabrak sejumlah regulasi, sebab berdasarkan pas 7 ayat 2 huruf q Undang-undang (UU) nomor 10 tahun 2016, telah mengatur dan melarang dimana seorang bacalon kepala daerah atau dan bacalon wakil tidak dalam status sebagai penjabat (Pj).

“Mengingat HR hari ini masih berstatus sebagai ASN aktif, namun faktanya dia secara terang-terangan melobi partai pengusung untuk kepentingan Bacalon Bupati Konawe. Sehingga pada kesimpulannya HR tidak patuh pada aturan,” sebut Agus.

Lanjut Agus, seharusnya Bawaslu dan pemerintah pusat maupun daerah menunjukkan sikap yang jelas dan integritas yang tinggi soal komitmen penyelenggaraan Pilkada.

“Agar Pilkada ini menjunjung tinggi sportifitas dan peraturan perundang-undangan, bukan malah dipenuhi dengan praktek kecurangan sedangkan kritik yang dilontarkan saat ini menurutnya sebagai bentuk mitigasi potensi terjadinya abuse of power dari Pj Bupati Konawe,” tegasnya.

Lebih lanjut Agus, isu krusial yang menjadi bahan koreksi yaitu netralitas ASN. Agus ingin tidak ada oknum-oknum pejabat yang memobilisasi kekuatan birokrasi untuk terlibat politik praktis.

“Mulai dari kepala desa, Camat dan lainnya tentunya akan merusak sendi-sendi kehidupan berdemokrasi,” cetusnya.

Kemudian, Agus curiga adanya sahwat politik HR, sedang menggalang dan meminta-minta dukungan masyarakat.

“Terkonfirmasi dari beberapa deklarasi mulai dari sejumlah Eks-camat, dan sejumlah ormas lainnya,” sentilnya.

Terakhir Agus meminta HR agar Gentleman untuk mundur dari jabatannya sebagai Pj Bupati Konawe.

“Agar pelaksanaan Pilkada kedepan dapat berjalan dengan sportif dan sehat,” tutupnya.(Red/Inal).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here