Diduga Penanganan Pasien Tidak Sesuai Prosedur, Oknum Dokter di BLUD RS Konawe Dilapor ke Polisi

0
4293

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Kantor Hukum Tri Utami Sinar Dani, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) secara resmi melaporkan Oknum Dokter yang bertugas di Badan Layanan Umum Rumah Sakit (BLUD RS) Konawe ke pihak Kepolisian atas perkara dugaan tindak pidana peristiwa medis yang tidak sesuai dengan prosedur.

Dalam laporannya, Tri Utami Sinar Dani yang didampingi beberapa Advokat Konawe mengungkapkan, dirinya melaporkan oknum Dokter Bedah inisial US yang diduga menangani pasien tidak sesuai dengan prosedur di BLUD RS Konawe.

Kata dia, awalnya klien Tri Utami mengantarkan istrinya ke BLUD RS Konawe pada, Selasa 20 Februari 2024 lalu untuk mendapatkan perawatan. “Selang dua hari istri klien saya menjalani rawat inap di BLUD RS Konawe, Dokter US kemudian menyarankan untuk dilakukan operasi, sehingga pada, Jumat 23 Februari 2024 dilakukan operasi oleh dr. US,” ujar Tri Utami dalam laporannya di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Konawe.

Lanjut Tri Utami, setelah dilakukan operasi, istri kliennya tersebut mendapat perawatan di BLUD RS Konawe selama empat hari dan kemudian diperbolehkan untuk pulang.

Namun, lanjut Tri, setelah satu hari diperbolehkan pulang, istri kliennya kemudian mengeluh karna merasakan sakit di bagian perutnya yang dimana di area tersebut terdapat jahitan bekas operasi.

“Saya kemudian membantu klien saya untuk memanggil perawat agar datang memeriksa kondisi istri klien saya di rumah mereka dengan cara membersihkan bekas jahitan operasi dan kemudian menyuntikan anti biotik serta mengganti perban,” bebernya.

Namun, Tri Utami mengungkapkan jika saat perban di buka, kliennya melihat jahitan bekas operasi terbuka dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap bagian dalam perut yang dimana telah terjadi pembusukan.

“Setelah membersihkan bekas jahitan operasi, perawat kemudian menyarankan untuk membawa istri klien saya ke rumah sakit,” ujarnya.

Setelah mendapat saran dari perawat, esok harinya Tri Utami mengantarkan pasien tersebut yang tak lain ibunya sendiri ke BLUD RS Konawe untuk dilakukan perawatan kembali.

“Setelah sampai di Rumah Sakit, dr.US langsung memberikan perawatan dengan cara membuka perban kemudian membuka jahitan bekas operasi yang sebelumnya sudah terbuka dan sudah terjadi pembusukan,” kata Tri.

“dr. US hanya mengoleskan madu di bekas jahitan operasi tersebut dan menyuruh klien saya untuk pulang kerumah. Sehingga atas kejadian tersebut klien saya merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Konawe agar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Unit PPA Polres Konawe, Ipda Ni Kade Karmiati membenarkan laporan tersebut. “Iya, laporannya baru masuk,” singkatnya.(Red/Inal).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here