Melonjak Tajam, Harga Beras di “Kota Padi” Capai 720 Ribu Perkarung

0
2349

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Harga Beras di Kabupaten Konawe, Sulawesi (Tenggara Sultra) mengalami kenaikan signifikan dan mencapai Rp720.000 per sak. Lonjakan harga yang tajam ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat.

Kenaikan harga beras yang begitu signifikan ini menjadi perhatian serius, dan para pihak berharap adanya langkah-langkah untuk menanggulangi dampak dari lonjakan harga pangan ini.

Kepada Lintassultra, Salah satu pedagang di Pasar Unaaha, Agusrin mengatakan, saat ini kenaikan harga masih terus merangkak naik. “Dalam minggu ini saja berapa kali naik, 3 hari yang lalu harga beras masih 650.000 rupiah, kemarin teman saya beli di gudang harga sudah 720.000 rupiah,” kata Agusrin, Senin (26/2/2024).

Dirinya sangat menyayangkan dengan kenaikan beras yang sampai saat ini masih terjadi. Ia berharap dalam waktu dekat harga beras di Konawe kembali stabil.

Ia juga mengungkapkan, semenjak harga beras merangkak naik, pembeli semakin berkurang, sehingga ia merasa terancam mengalami kerugian yang cukup besar.

“Saya juga heran, di Konawe kita tau sendiri disini lumbung beras, tapi harga beras kenapa naik sekali, semoga harga bisa turun kembali,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Konawe dan instansi terkait diharapkan segera mengambil tindakan untuk menjaga stabilitas harga pangan, terutama beras, yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Kenaikan harga beras dapat memberikan dampak serius terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Apalagi, Daerah Konawe dijuluki sebagai daerah Kota Padi atau lumbung beras Sultra. Konawe bahkan menjadi salah satu daerah penyuplai beras di Indonesia.(Red/Inal).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here