Diduga jadi ”Pemain”, Pj Bupati Konawe Dituntut Mundur dari Jabatannya

0
3632

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Puluhan Mahasiswa dan Aktivis yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Konawe Raya (GPMKR) menggelar aksi di Kantor Bupati Konawe, Jumat (3/11/2023).

Kedatangan masa aksi tersebut mempertanyakan kepada Penjabat (Pj) Bupati Konawe, Harmin Ramba terkait tugas dan netralitas yang dibangunnya selama memimpin Konawe.

Koordinator Mahasiswa Konawe Raya, Irfan mengatakan, dirinya menilai Harmin Ramba diduga tidak netral sebagai ASN dalam menjalankan tugasnya menjadi Pj Bupati Konawe untuk melanjutkan pembangunan dan mengawal pemilu 2024 mendatang.

Lanjut Irfan, hal itu ditandai dengan adanya berbagi sembako dan baju kaos yang bertuliskan dengan hastag HR2024 yang dimana hal tersebut menimbulkan opini kepada masyarakat bahwa Harmin Ramba diduga akan maju dalam Pilkada 2024 mendatang.

“Seharusnya Pj Bupati jadi wasit, bukan jadi pemain,” Ujar Irfan.

Saat melakukan aksi, para demonstran sempat dihalangi oleh pihak Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja, namun masa aksi berhasil masuk ke halaman kantor bupati.

Irfan juga dalam orasinya meminta, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo melalui kementerian dalam negeri agar mencopot Harmin Ramba sebagai Pj Bupati Konawe karna diduga melanggar Netralitas dan mencederai Proses demokrasi pada Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang.

Ia juga mengimbau Bawaslu Kabupaten Konawe untuk memanggil dan memeriksa Pj Bupati Konawe atas dugaan melanggar Netralitas dan mencederai Proses demokrasi pada Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang.

“Pj Bupati Konawe agar mundur dari jabatannya apabila mempunyai ambisi menjadi kandidat Calon Bupati Konawe 2024 mendatang serta tidak menyalahgunakan fasilitas daerah dengan menjadikan Birokrasi sebagai mesin politik kepentingannya,” Tegasnya.

Saat menggelar aksi dan ingin meminta penjelasan Pj Bupati Konawe, namun masa aksi merasa kecewa karena Harmin Ramba tidak bersedia menemui masa aksi.

Saat dihubungi media ini, Pj Bupati Konawe belum menanggapi atau memberikan klarifikasi terkait tudingan Pemuda dan Mahasiswa Konawe Raya.(Red/LS).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here