Pj Bupati Konawe Dengarkan Keluhan Kesah Warga Routa

0
673

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Warga Desa Tanggola mengeluarkan keluh kesahnya kepada Penjabat (PJ) Bupati Konawe, saat melakukan kunjungan kerja yang didampingi Forkopimda, serta para OPD.

Salah satu warga yang tinggal di Desa Tanggola Jumalakassa yang menyambut rombongan mengungkapkan rasa haru mereka terhadap kehadiran Pj Bupati Konawe bersama rombongan.

Ia membeberkan bahwa Harmin Ramba adalah satu-satunya Bupati Konawe yang pernah mengunjungi Desa Tanggola. Dan bahkan membawa para OPD Pemda Konawe dan Forkopimda, yang membuat warga merasa sangat dihargai.

“Kehadiran Bupak Bupati Konawe, Pak Harmin Ramba, di tengah masyarakat kami, khususnya di Desa Tanggola, terasa seperti malaikat yang diutus Tuhan. Kami sangat berharap agar kehadiran beliau membawa perubahan, terutama dalam pembangunan infrastruktur. Kami sangat berharap demikian, Pak Bupati,” ungkap warga tersebut.

Ia juga mengungkapkan harapan untuk mendapatkan Sertifikat Hak Atas Tanah (SKT) atas tanah yang telah mereka kelola selama bertahun-tahun. Bagi mereka, memiliki tanah adalah bagian dari kemerdekaan yang telah mereka perjuangkan, dan mereka berharap pemerintah dapat membantu mereka dalam hal ini.

Warga juga menyoroti kondisi infrastruktur di daerah tersebut. Mereka menginginkan pembangunan jembatan dan peningkatan akses ke ibu kota Kecamatan, agar harga pupuk dan bahan pokok menjadi lebih terjangkau.

Ia juga menyampaikan kesulitan yang di alami akibat akses yang sulit, seperti harga bensin yang menjadi lebih mahal jika dibandingkan dengan daerah lain.

“Harga perbotol di sini Rp. 18.000 untuk pupuk Poska capai Rp. 350. 000 karena tidak ada subsidi,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Tonggala Supardi mengatakan harapannya agar perbaikan infrastruktur jalan dapat terlaksana guna menunjang perekonomian masyarakat.

Ia mengungkap bahwa fasilitas mayoritas penduduk di Desa Tonggala merupakan petani sehingga kebutuhan akan pupuk bersubsidi sangat penting bagi mereka.

“Salama ini kita mengambil pupuk dari Sulawesi Selatan karena aksesnya lebih dekat walaupun harganya mahal,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Supardi bantuan-bantuan aspirasi juga tidak pernah didapatkan, serta Iya berharap agar lahan-lahan milik warga Desa Tanggola statusnya bisa di turunkan dari yang sebelumnya merupakan kawasan KSDA.

Menanggapi hal tersebut PJ Bupati Konawe, Harmin Ramba, menyatakan bahwa dia sengaja membawa para OPD dan Forkopimda ke Kecamatan Routa untuk melihat langsung kondisi infrastruktur dan mendengar keluhan warga.

“Saya sengaja membawa kepala dinas terkait agar mereka dapat melihat dan mendengar langsung keluhan warga, bukan hanya menunggu laporan dari kepala desa,” katanya.

Harmin Ramba juga berkomitmen untuk membangun infrastruktur penting lainnya di Routa, termasuk jaringan internet, penyediaan air bersih, penerangan, dan pengaspalan jalan.

Salah satu proyek strategis yang diungkapkan adalah pembangunan jalan antara Latoma dan Routa sepanjang sekitar 109 kilometer.

Selama kunjungan di Desa Tanggola, PJ Bupati Konawe juga mengalokasikan dana sebesar Rp 200 juta untuk pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Tanggola. Dana awal ini akan dikelola oleh Bumdes tersebut.

Harmin Ramba juga mengatakan untuk mempermudah para Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan masyarakat di Routa dalam melakukan transaksi keuangan seperti tarik tunai dan menabung, PJ Bupati Konawe akan meminta Bank Sultra untuk menyediakan layanan keuangan, minimal dengan membuka kantor kas BPD. (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here