MKKS Sampaikan Keluhan Kepada Pj Bupati Konawe

0
2681

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Hadiri rapat koordinasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kabupaten Konawe, di SMP 1 Routa, Sabtu 21 Oktober 2023, Penjabat Bupati Konawe Dr. H. Harmin Ramba, SE, MM nyatakan siap atasi keluhan dari para kepala sekolah SMP se-Kabupaten Konawe sebagai upaya mendorong meningkatkan sistem pendidikan.

Hal tersebut disampaikan PJ Bupati Konawe Harmin Ramba menanggapi permasalahan-permasalahan yang menjadi keluhan para Kepala Sekolah SMP se- Konawe pada acara Rapat MKKS di Routa.

Diketahui, Rapat MKKS di SMP 1 Routa tersebut dihadiri langsung PJ Bupati Konawe Dr. H. Harmin Ramba, SE, MM, Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, S.IK, Kajari Konawe Dr. Musafir Menca, SH, MH, Wakil Ketua DPRD Konawe Rusdianto, SE, MM, Kepala Dinas P dan K, Dr Suriyadi, S.Pd, M.Pd dan sejumlah Kepala Dinas Lingkup Pemda Konawe.

Pj Bupati Konawe mengatakan terkait keluhan para Kepala Sekolah SMP, dirinya akan segera memerintahkan dinas terkait untuk melakukan peninjauan serta penyelesaian masalah yang ada.

“Insya Allah secara perlahan kita akan menyelesaikan permasalah yang ada,” janji PJ Bupati Konawe Harmin Ramba.

Menurut Harmin Ramba, terkait sertifikasi tanah milik sekolah, pihaknya juga akan segera melakukan pengurusan kepemilikan sebagai aset melalui Bagian Pemerintahan agar dikemudian hari tidak terjadi sengketa.

Selanjutnya, untuk menunjang operasional sekolah, Harmin Ramba juga berjanji akan mengalokasikan dana BOS Khusus bagi sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil seperti di Kecamatan Latoma dan Routa.

“Nanti yang tidak dapat Bos Khusus akan dapat dana rutin,” kata Harmin Ramba memberikan harapan.

Selain itu, PJ Bupati Konawe juga mengungkapkan bahwa dirinya saat ini tengah memperjuangkan daerah – daerah terpencil agar mendapatkan layanan internet.

“Tadi ada keluhan terkait kendaraan operasional (Kendaraan Dinas), saya akan menganggarkan kendaraan bagi Pengawas dan kepala sekolah di Routa ini,” janji Harmin Ramba.

Serta Pj Bupati Konawe akan menganggarkannya sarana kendaraan dinas bagi pengawas dan kepala sekolah di Kecamatan Routa.

Sebelumnya, Ketua MKKS Kabupaten Konawe, Runi, S.Pd, M.Pd menjelaskan pihaknya telah melakukan diskusi dengan seluruh kepala sekolah SMP di Kabupaten Konawe dan merangkum sejumlah permasalahan yang ada.

Runi kemudian mengungkapkan permasalahan yang ada saat ini kepada PJ Bupati Konawe. Pertama, beberapa sekolah SMP di Kabupaten Konawe belum memiliki sertifikat hak milik dan ini sangat berpotensi digugat seperti yang terjadi di beberapa sekolah.

Kemudian, kata Runi, kebutuhan mobiler dan pagar. Di mana diketahui belum semua sekolah mendapatkan bantuan mobiler karena pemakaian mobiler setiap tahun itu selalu digunakan sama halnya dengan pagar sekolah.

“Selanjutnya terkait penganggaran dana BOS pusat yang tidak dapat digunakan sepenuhnya untuk kegiatan pembangunan sekolah,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menganggarkan BOS daerah sehingga dapat menutupi kegiatan yang tidak bisa di anggarkan melalui BOS pusat.

Di tempat yang sama, Kepala sekolah SMP 1 Routa, Adelta mengatakan permasalahan yang dihadapi khususnya di SMP Routa yaitu keterbatasan jaringan internet. Di Kecamatan Routa saat ini sudah ada jaringan seluler XL, namun jaringan seluler hanya lancar digunakan untuk menelpon sedangkan untuk kebutuhan jaringan internet yang stabil masih belum memadai.

Sehingga lanjut Adelta, pihaknya sangat berharap kepada Bupati Konawe untuk dapat memberikan bantuan berupa satelit sehingga sekolah dapat juga mengakses jaringan internet dengan maksimal

Yang kedua lanjut Adelta adalah aliran listrik. Dalam PBM dan pelaksanaan kegiatan di sekolah selama ini hanya mengandalkan Mesin Genset, yang mana mesin tersebut tidak bisa dipakai setiap saat sebab dalam pemanfaatannya membutuhkan bensin yang banyak.

Kemudian yang ketiga yaitu kurangnya sarana dan prasarana untuk menunjang lancarnya proses belajar mengajar. Sehingga dalam rangka memberikan kenyamanan lingkungan belajar kepada siswa maka saat ini SMP Negeri Routa sangat membutuhkan mobiler, pagar sekolah, perbaikan WC siswa yang sudah rusak berat dan jaringan WIFI.

“Agar pelaksanaan assesmen di sekolah kami bisa maksimal. Karena di sekolah ini sangat keterbatasan anggaran yang miliki,” ungkapnya.

“Terakhir, pengadaan air bersih. Selama ini sumber air bersih kami hanya mengandalkan dari pegunungan sehingga ketika memasuki musim kemarau kami kesulitan dalam pengadaan sumber air bersih seperti yang terjadi saat ini,” keluhnya.(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here