Bupati Konut Terima Penghargaan dari WPO

0
938

LINTASSULTRA.COM | JAKART – The World Peace Organization (WPO) memberikan anugerah World Peace Award (WPA) kepada Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin di Jakarta, Minggu (27/8/2023).

Anugerah World Peace Award diberikan kepada Bupati Konut karena berdasarkan hasil penilai dari tim sembilan yang terdiri dari akademisi dan para pakar yang memiliki kualifikasi untuk memberikan penilaian.

Ruksamin mendapatkan penghargaan WPA karena rekam jejak baik di media yang terus menyuarakan perdamaian dan salah satu tokoh yang selalu ikut berperan untuk menjaga perdamaian dan dinilai aktif dalam kegiatan-kegiatan kongkrit seperti mendukung TNI dan Polri bersama semua elemen masyarakat menjaga perdamaian dan kebersamaan, dalam mengambil kebijakan yang tidak pernah ada diskrinatif, selalu dalam mengambil keputusan tanpa melihat perbedaan, suku bangsa dan agama.

Selain itu, alasan lain penghargaan diberikan kepada Bupati yang menjabat selama dua periode tersebut karena mampu menangani penyebaran Covid-19 yang melanda beberapa tahun lalu. Bahkan, demi menjaga warganya dari Covid, Ruksamin rela mengejar pasien kehutan belantara dan meyakinkan untuk segera isolasi tanpa hambatan.

Tak hanya itu, Ruksamin juga dikenal dengan Bupati yang ber kepedulian tinggi. Hal itu dapat dilihat saat bencana banjir yang melanda Konut beberapa tahun lalu. Terlihat Bupati Konut sampai turun tangan memikul beras untuk para korban banjir.

Pemimpin yang berasal dari rakyat kecil dan lahir dari keluarga sederhana di perkampungan ujung utara Desa Basule, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara itu juga telah berhasil membuat prasasti perdamaian dari seluruh paguyuban Sesulawesi Tenggara disaksikan wakil Gubernur dan telah mengaktifkan pangguyunan kebudayaan daerah maupun kebudayaan lainnya di Sulawesi Tenggara.

Sedangkan untuk pelayanan kesehatan, Pemerintah Konawe Utara merupakan satu-satunya pemerintah yang memberikan layanan pengobatan gratis bagi seluruh warga Konawe Utara. Tidak sampai disitu, di dunia pendidikan, Ruksamin telah membebaskan biaya sekolah seluruh peserta didik di Konawe Utara.

Tidak hanya untuk masyarakat Konawe Utara, dedikasi Ruksamin yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Perhimpunan Anak Transmigrasi (Patri) Sultra, memastikan melalui salah satu program prioritas yang sedang ditempuh Patri Sultra yaitu memastikan anak-anak transmigrasi, memperoleh pelayanan pendidikan yang layak.

“Pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan mendorong kemudahan mahasiswa dalam berprestasi. Tentu ini bagian dari proses menciptakan generasi cemerlang sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan masa depan daerah maupun bagi bangsa dan negara,” ujar Ruksamin dalam sambutannya.

Untuk mendukung semua program yang dicanangkan untuk memberikan pelayan terbaik kepada msyarakat, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga menyiapkan Dana Operasional Tambahan untuk sekolah serta Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi guru yang belum mendapatkan sertifikasi.

Perlu diketahui, malam penganugerahan penghargaan yang digelar, terdapat 10 tokoh baik nasional maupun internasional yang menerima Penghargaan dari The World Peace Organization (WPO). Ke 10 Tokoh itu adalah Ir. Sukarno, Nelson Mandela, Sri Chinmoy, Ir. Jokowidodo, Prof. Dr. Hadi Prabowo, M.M, Prof. Dr. Haryono Sujono, Ir. H. Rusdy Mastura, Dr. ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng, Dr. Adnan Purichta Ichsan, S.H., M.H,dan Paus Fransiscus.(Red/LS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here