Konawe Satu-satunya di Sultra yang MPPnya Diresmikan Menteri PANRB

0
944

LINTAS SULTRA.COM | KONAWE – Kementerian Pendayagunaa Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) meresmikan 14 Mal Pelayanan Publik (MPP), Kamis (13/7/2023).

 

Peresmian dilaksanakan di Kantor Kemen PANRB di Jakarta dan dilakukan langsung oleh Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas.

 

Di Sulawesi Tenggara (Sultra), Kabupaten Konawe yang dinahkodai oleh Kery Saiful Konggoasa (KSK) merupakan daerah yang MPP-nya mendapat jatah untuk diresmikan. Sedangkan untuk Pulau Sulawesi, terdapat lima Kabupaten yang MPP-nya turut diresmikan selain Konawe.

Ketgam: 14 Kabupaten/Kota yang MPP nya diresmikan Kemen PANRB.

Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas membuka sambutannya dengan terlebih dahulu berkenalan kepada para bupati, Wakil Bupati (Wabup) dan sekretaris daerah (Sekda) dari 14 daerah yang MPP-nya diresmikan. Untuk Kabupaten Konawe sendiri, peresmian MPPnya dihadiri langsung Bupati KSK.

 

“Saya sengaja berkenalan dulu dengan bapak dan ibu, karena saya berjanji akan datang ke kabupaten bapak-ibu sekalian,” ujarnya.

 

Mantan Bupati Banyuwangi itu menerangkan, dari 508 kabupaten/kota yang ada di Indonesia, baru 120 daerah yang memiliki MPP. Ia berterima kasih kepada daerah telah mengkreasikan programnya untuk membangun MPP di daerah.

 

“Karena bapak ibu telah membangun MPP, kita sudah punya gambaran prioritas apa yang harus dikerjakan yang berkaitan tentang pelayanan publik,” terangnya.

Ketrgam: Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas saat memberikan sambutan.

Lanjut Azwar, MPP sendiri merupakan menu yang bisa mengukur tingkat kepuasan publik dari masyarakat. Hal itu juga menjadi visi presiden dalam reformasi birokrasi yang diimplementasikan dengan meningkatkan pelayanan publik.

 

Saat ini kata Azwar, 120 daerah telah memiliki MPP secara fisik. Masyarakat bisa mengakses banyak hal di sana terkait pelayanan publik, seperti pembuatan KTP dan izin lainnya.

 

“Step berikutnya, kita akan buat pelayanan publik virtual. Namanya MPP Digital. Semua prosesnya nanti akan berlangsung secara digital. Kita tengah menunjuk Kabupaten Musi Rawas sebagai pilot proyeknya,” jelasnya.

 

 

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Publik, Kemen PANRB, Diah Natalisa mengungkapkan, 14 daerah yang MPP-nya diresmikan, yakni Kabupaten Konawe, Poso, Soppeng, Wajo, Pangkep, Kubu Raya, Tegal, Pangandaran, Cirebon, Bandung Barat, Tangerang, Musi Rawas, Hubang Hasundutan dan Kabupaten Aceh Besar.

 

“Saat ini total sudah ada 120 MPP yang ada di kabupaten dan kota seluruh Indonesia,” Singkat Diah.

Ketrgam: Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (Kanan bawah) saat menghadiri peresmian MMP di Kantor Kemen PANRB di Jakarta.

 

Ditempat yang sama, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa dalam keterangannya mengaku bangga, karena Konawe menjadi daerah yang diatensi pemerintah pusat. Ia mengungkapkan, MPP yang dibangun di Konawe merupakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik.

 

Bupati dua periode itu menerangkan, saat ini ada 22 instansi yang tergabung di MPP Konawe. Masyarakat bisa mengakses 82 jenis pelayanan administrasi di MPP.

 

“Ini langkah awal kita menuju MPP digital. Mimpi besar kami, pelayanan di Konawe nantinya bisa serba digital, sehingga akses administrasi bahkan bisa lewat smartphone,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, MPP Konawe sebelumnya telah soft launching pada 19 Agustus 2022. Peresmian dilakukan Sekda Konawe, Ferdinand Sapan dan dihadiri Kepala Perwakilan Ombudsman Sultra, Mastri Susilo.(Red/LS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here