Septi KDI Telanjangi Kakinya Saat Tampil Menghibur Masyarakat Butur

0
359

LINTASSULTRA.COM | BUTUR – Artis ibu kota Jakarta Septi KDI tampil dengan kaki telanjang saat menghibur masyarakat dalam acara ramah tama peringatan hari ulang tahun Buton Utara ke-15 di pelataran iclamic center Minaminanga, Senin malam (4/7).

Penampilan Septi jauh lebih memukau sehingga membuat sejumlah penonton histeris dibanding dua artis penyanyi dangdut sebelumnya yakni Selfi Lida dan Rara.

Septi beberapa kali membuat histeris penonton dan para fansnya di lapangan saat bergoyang dengan memperlihatkan lekukan-lekukan tubuhnya yang meliuk-liuk bagi pohon yang sedang diterpa angin.

Berbagai jenis musik lagu mulai dari dangdut, slow rock hingga lagu irama melayu dilantunkan penyanyi jebolan konteks dangdut indonesia TPI 2010 itu.

Pantauan jurnalis Lintassultra.com menunjukkan para penonton pada histeris saat Septi menyanyikan lagu Simalakama dan judi. Waktu akan membawakan dua lagu ngebit itulah Septi melepas sepatu pantofel sehingga kakinya kelihatan telanjang. Tujuannya adalah agar bebas bergoyang dan melompat sesuai irama lagu.

Rasa capek Septi tak dapat dia sembunyikan dari raut wajahnya saat memasuki lagu kelima dalam pertunjukan itu. Setiap melantunkan satu judul lagu kelihatan ngos-ngosan dan keringat mulai membasahi mukanya. Sesekali dia meminta air mineral untuk membasahi kerongkongannya. Sebanyak 9 judul lagu diselesaikan non stop oleh Septi sesuai kontrak yang disepakati dengan panitia.

Di samping aksi buka sepatu saat tampil, yang paling menarik pula dalam aksi panggungnya, Septi berhasil mengundang wakil bupati Ahali untuk berduet menyanyikan lagu pertemuan sambil berjoget.

Saat Ahali menuju panggung tepuk tangan penonton tak dapat disembunyikan dan sesekali dilanjutkan saat berduet dengan penyanyi ibu kota itu sampai selesai.

Dalam acara memperingati hari jadi Butur yang ke-15 itu masyarakat Butur yang suka hiburan dangdut benar-benar puas karena mereka dapat menyalurkan hasrat hiburannya selama satu minggu dihibur tiga artis ibu kota Jakarta. Ketiga artis tersebut merupakan jebolan konteks dangdut terbaik di zamannya masing-masing. Misalnya Septi adalah juara 1 KDI tahun 2010.(Red/Ton).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here