Dua Kali Panen, Program Seribu Kolam di Konawe Tuai Hasil Memuaskan

0
289

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Program seribu kolam yang merupakan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini telah dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Konawe dengan menyalurkan benih ikan air tawar pada tahun 2020.

Benih ikan yang disalurkan serta diikuti dengan pengadaan demplot atau kolam percontohan yang tersebar di enam kecamatan salah satunya di Desa Kasumeia, Kecamatan Onembute.

Diketahui sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Sebelumnya telah melapas bibit ikan Nila sebanyak 10000 ribu ekor, namun di bulan Januari telah dipanen sebanyak kurang lebih 6000 ekor dengan berat kurang lebih 1,5 ton.

Ketgam: Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara (baju merah) didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Konawe Gunawan Samad sedang bercengkrama bersama masyarakat Desa Kasumeia.

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara sebelum ikut melakukan panen ikan nila di Desa Kasumeia pada, Sabtu (1/5/2021) mengatakan melihat hasil ikan Nila yang sebelumnya telah di panen itu hasilnya sangat memuaskan walau terkendala di pakan.

“Saya melihat sisa ikan dari yang sebelumnya telah dipanen itu cukup melimpah, sekarang saja kita masih terkendala di pakan namu hasilnya sudah sangat memuaskan, apa lagi jika pakannya tersedia,” tutur Wakil Bupati Konawe.

Ia menyarankan kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunawan Samad untuk mencoba menyalurkan bibit ikan Bawal.

Ketgam: Wakil Bupati Konawe saat menjaring ikan di salah satu demplot yang siap panen di Desa Kasumeia, Kecamatan Onembute.

Karena menurutnya ikan bawal itu selain dagingnya yang enak, pakannya sangat mudah di dapat serta pertumbuhan ikan tersebut tergolong cepat.

“Saya sudah mengusulkan kepada Kadis Kelautan dan Perikanan untuk mencoba menyalurkan bibit ikan bawal, selain dagingnya yang gurih, pakannya mudah di dapat,” kata mantan Ketu DPRD Konawe tersebut.

Usai melihat beberapa demplot percontohan yang ada di tempat itu, selanjutnya wakil Bupati Konawe menjaring ikan disalah satu demplot yang siap panen.

Ketgam: Gusli Topan Sabara melakukan pengecekan salah satu demplot yang berisi ikan lele jenis sangkuriang.

Melihat hasil dari panen tersebut, Gusli Topan Sabara yang akrab di sapa GTS sangat kagum, terutama pada salah satu jenis ikan lele yang dikembangkan di daerah tersebut.

“Saya juga tertarik pada jenis ikan ini (Lele) karena baru 3 bulan saja ukurannya sudah lumayan, tapi ikan ini terkendala di pasaran,” tutup Gusli.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Gunawan Samad mengatakan, panen ikan nila yang dilakukan di Desa Kasumeia merupakan programĀ  pengadaan dan penyaluran benih ikanĀ  tahun 2020 yang sumber dananya berasal dari DAK APBN sebesar 500 juta untuk sepuluh paket.

“Seribu kolam yang di programkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Konawe telah terbukti nyata, hal itu dapat kita lihat sendiri hasil panen ikan nila yang sangat memuaskan,” pungkasnya. (Red/Ls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here