Pasca Bentrok di PT VDNI dan OSS, Wabub Konawe Pantau Aktivitas Masyarakat Morosi

0
880

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Pasca kerusuhan yang terjadi di PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Meninjau langsung situasi di area tersebut, Sabtu (19/12/2020).

Sebelumnya diketahui, kerusuhan yang terjadi di Kecamatan Morosi, Konawe dipicu oleh sekelompok massa aksi yang menuntut Kejelasan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKW1) Pekerja/Karyawan PT, VDNI, karena banyaknya pekerja/ buruh yang ada di PT.VDNI yang jangka waktu bekerjanya lebih dari 36 Bulan (3 Tahun ) dan Belum ada kejelasan Statusnya menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), bentrok dengan petugas keamanan dari PT VDNI dan juga aparat dari TNI dan kepolisian.

Ketgam : Wakil Bupati Konawe saat memantau aktifitas pedagang yang berada di kecamatan Morosi.

Dampak dari kerusuhan beberapa waktu lalu itu, telah melumpuhkan segala aktifitas perusahaan di Morosi yakni PT VDNI – PT OSS maupun aktifita masyarakat di lingkar mega industry tersebut.

Imbas dari kerusuhan tersebut, ribuan karyawan di dua perusahaan tersebut di liburkan selama beberapa hari, karena puluhan armada dump truck maupun alat berat serta gedung smelter ludes di lalap api. Pembakaran yang diduga dilakukan oleh massa aksi.

Bukan hanya aktifitas dalam perusahaan yang lumpuh total, masyarakat dalam lingkar mega industry juga ikut terdampak. Ratusan pengusaha di bidang jasa maupun pedagang mengalami kerugian dalam hal pemasukan, dimana pemasukan pedagang di kawasan industry mencapai ratusan ribu rupiah dalam sehari.

Ketgam : Wakil Bupati Konawe saat mendengar aspirasi salah satu karyawan di PT VDNI.

Mewakili Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara dalam Kunjungan Kerjanya (Kunker) meninjau beberapa rumah warga serta pedagang kecil yang berada di area lokasi bentrok.

Alhamdulillah semua sudah kembali beraktifitas, roda ekonomi sudah mulai berjalan,”katanya Sabtu 19 Sesember 2020 di Morosi.

Gusli berharap, agar kejadian aksi demonstrasi beberapa hari yang lalu yang melakukan tindakan anarkis, agar tidak terulang kembali.

“Kami atas nama pemkab konawe dan Forkompinda, kiranya masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya agar bisa adem dan kondusif, insya Allah, pemkab konawe akan lebih proaktif lagi,”harap Gusli.

Ketgam : Wakil Bupati Konawe memantau kondisi terkini di PT VDNI.

Di tempat yang sama, Masse salah satu pedagang dalam kawasan industry yang bergerak di bidang salon berharap, agar kiranya kejadian pada selasa 15 Desember 2020 lalu agar tidak terulang kembali.

“Kami berharap, agar kejadian demonstrasi beberapa hari yang lalu, dan telah melumpuhkan ekonomi masyarakat, mohon kiranya tidak terulang kembali,”ucapnya

Selain itu, salah satu pedagang Asongan lainnya, bu Mardiah yang telah bertahun tahun mengais rejeki di dalam kawasan mega industry, memiliki harapan yang sama pula dengan Masse salah satu pekerja  Salon di Morosi. (Red/Inal).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here