32 Kios Bantuan Antam di Pomalaa Diresmikan Bupati Kolaka

0
193

LINTASSULTRA.COM | KOLAKA – Sebanyak empat Los atau 32 kios yang dibangun oleh PT. Antam Tbk, UBPN Sultra di pasar Bokeo Laduma kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, diresmikan oleh Bupati Kolaka, Ahmad Safei, Senin (30/11/2020).

GM PT. Antam Tbk, UBPN Sultra, Khaidir Said mengatakan, pembangunan 32 kios di pasar Bokeo Laduma, Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa sebagai wujud sinergitas antara PT. Antam Tbk, UBPN Sultra dengan pemerintah daerah kabupaten Kolaka. “Pembangunan 32 kios di pasar Bokeo Laduma, kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa dalam rangka membangun perekonomian masyarakat di wilayah operasi,” ungkapnya.

Serah terima atau peresmian 32 kios pasar kata Khaidir, diharapkan menjadi pusat sentra ekonomi masyarakat di kecamatan Pomalaa. “Agar perekonomian di kecamatan Pomalaa semakin berkembang, sebab pasar merupakan tempat strategis bertemunya antara penjual dan pembeli serta tempat lahirnya pengusaha-pengusaha yang nantinya juga memberi kontribusi ke pemerintah daerah,” ujarnya.

Pembangunan empat Los atau 32 kios di pasar Bokeo Laduma kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa, menelan anggaran Rp. 2.28 Miliar yang bersumber dari program Coorporate Social Responsibility PT. Antam Tbk UBPN Sultra tahun 2020.

Selain program di sektor perekonomian, PT. Antam Tbk UBPN Sultra juga memberikan perhatian penuh pada sektor pendidikan di wilayah operasinya. “Saat ini kita juga meresmikan jembatan titian dengan panjang 104 meter di SDN Terapung Dawi-dawi, Mushollah, Kantin dan Parkir Kendaraan Roda Dua. Sehingga diharapkan dengan adanya bantuan tersebut dapat memperlancar aktivitas belajar mengajar di sekolah,” jelasnya.

Perhatian terhadap masyarakat pesisir juga tidak luput dari sasaran program Antam dengan menyerahkan mesin tempel sebanyak 45 unit. “Penyerahan mesin kepada nelayan tahun 2020 ini sebanyak 45 unit dan tahun 2021 mendatang sebanyak 55 unit. Ini bagian dari program berkelanjutan pemberdayaan masyarakat pesisir yang dilakukan sejak tahun 2017 lalu sehingga diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat pesisir apalagi ditengah Pandemi Covid-19 saat ini,” terangnya.

Melalui kesempatan tersebut, Khiadir Said juga memohon doa dari masyarakat agar kondisi keuangan keuangan Antam semakin membaik. “Meski kondisi Pandemi saat ini semakin menantang, namun bisa dilalui. Olehnya itu, doa dan dukungan masyarakat diharapkan agar kondisi perusahaan semakin membaik, sehingga Antam bisa memberi kontribusi yang lebih banyak lagi kepada masyarakat,” harapnya.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengatakan, perpindahan pasar lama ditengah kelurahan Dawi-dawi ke pinggiran pantai memiliki dinamika yang cukup ruwet. “Namun antara penjual, pembeli, dan pengelola harus bersinergi agar pasar yang baru ini tetap terjaga, yang paling penting terjaga kebersihan dan keamanan sehingga pengunjung berdatangan,” ungkapnya.

Sinergi kata Safei, merupakan hal yang paling utama dalam mencapai keberhasilan, termasuk dalam pengelolaan pasar. “Kami juga berterima kasih kepada pihak PT. Antam yang terus berkontribusi terhadap pembangunan di kabupaten Kolaka, termasuk pembangunan pasar Bokeo Laduma di kelurahan Dawi-dawi,” tandasnya. (Red/Kir).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here