Kronologi Tenggelamnya Remaja Asal Uepai di Sungai Konaweeha

0
1101

LINTASSULTRA.COM | KONAWE – Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun atas nama Ahmad Rianto (AR) telah dinyatakan hilang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) akibat terseret arus sungai Konawe eha pada, Senin (2/11/2020).

Sebelumnya AR yang juga warga Kecamatan Uepai bersama ketiga orang temannya yakni Aditya, supriadi dan asrifal berangkat dari rumah untuk berenang di sungai pada pukul 16.30 Wita.

Menurut keterangan Supriadi yang juga merupakan teman serta keluarga korban yang berada di tempat itu, setelah mereka tiba di pinggir sungai untuk berenang, Supriadi terlebih dahulu memperbaiki sepeda motornya, ia melihat AR turun ke sungai untuk menyusul salah satu temannya yang telah berada di tengah sungai.

Namun saat sampai ke tengah sungai, AR tiba-tiba terseret arus dan meminta tolong kepada ketiga temannya dan mengatakan bahwa dia tidak tahu berenang. Salah satu temannya yang sebelumnya telah berada di tengah sungai kembali untuk menolong AR.

“Saya sempat kasi tau supaya jangan dia panik, dia harus tenang,”tutur Supriadi.

Supriadi menuturkan bahwa teman yang awalnya menolong berkata bahwa dia juga sudah tidak sanggup untuk menolong AR akibat kelelahan diakibatkan derasnya arus sungai terlebih lagi postur tubuh AR yang besar sehingga sulit untuk di tolong.

“Itu tadi teman yang tolong pertama dia bilang sudah tidak sanggup juga, jadi saya lompat juga untuk tolong, pas hampir saya raih punggungnya saya mau turun kebawah untuk dorong AR ke atas, tapi saya tidak sampai di dasar sungai karna terlalu dalam,” ungkap Supardi.

“Kan ada dangkalan disitu, jadi disitu saya tersangkut juga kakiku, disitu saya minta tolong,”sambungnya.

Lanjut Supriadi mengatakan setelah kakinya tersangkut dan meminta tolong, dia sudah tidak melihat AR lagi namun sekitar jarak 20 meter dia sempat melihat kepala AR timbul tak lama kemudian AR kembali tenggelam ke dasar sungai.

Ia juga menambahkan apa bila dia memaksakan diri, ia juga akan terbawa arus sungai dan tenggelam akibat kelelahan.

“Saya berteriak minta tolong kepada warga karna kaki saya sudah keram dan tenaga saya sudah tidak ada. Seandainya saya juga ngotot mau menolong dia mungkin saya juga akan terbawa arus,” tutupnya.

Hingga saat ini tim Basarnas Kendari serta BPBD Konawe mesih melakukan pencarian terhadap AR.

Pencarian dilakukan dengan membagi 3 tim, Tim 1 melakukan pencarian kearah selatan Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK) hingga sejauh 500 meter menggunakan Rubber boat. Tim 2 melakukan pencarian ke arah selatan LKK di area 500 meter sampai 1 KM dari LKK dengan menggunakan Rubber boat.

Diketahui sebelumnya AR adalah pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Uepai yang kesehariannya juga dikenal sebagai atlet volly ball tingkat SMA.(Red/Inal).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here