SMPN Satap II Langgikima Butuh Gedung Kantor

0
460

LINTASSULTRA.COM | KONUT – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Atap (Satap) II Langgikima saat ini minim tenaga pengajar yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pengajar berstatus PNS di sekolah yang berlokasikan di Desa Sarimukti, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut) hanya berjumlah tiga orang.

Akibat minimnya tenaga pengajar yang berstatus PNS tersebut membuat i Gede Arman yang juga selaku Kepala Sekolah harus turun tangan dalam melaksanakan proses belajar mengajar dikelas agar proses pembelajaran bisa berjalan dengan efektif.

“Kami hanya bertiga. Termasuk saya,” ujar I Gede Arman kepada salah satu media, Senin (31/8/2020).

Namun dengan adanya program guru honorer dari pemerintah Konut, I Gede merasa terbantu.

“Sementara ini kami berdayakan anak daerah untuk membantu kami. Ada enam orang guru honor disini. Mereka masing-masing menangani satu mata pelajaran. Mereka inilah yang membantu dalam mengajar 40 siswa kami di sekolah ini,” imbuhnya.

Ia berharap pemerintah Konut menanggapi serius persoalan minimnya tenaga pengajar PNS di sekolahnya ini. Dalam perekrutan CPNS tahun ini diharapkan ada PNS baru yang ditempatkan di sekolahnya.

Selain kekurangan tenaga PNS, kepala sekolah yang bergelar master pendidikan itu meminta untuk dibangunkan gedung kantor. Saat ini dirinya hanya menggunakan ruang kelas sebagai kantor.

“Kalau ada kantor dokumen administrasi akan tersimpan dan tertata rapi. Apalagi ruang kelas yang kami pakai kantor dan ruang guru ini bisa kami fungsikan untuk ruang belajar jika sudah ada gedung kantor baru,” pungkasnya.(Red/Adi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here