Make Image responsive

Juara Lomba Kampung KB, Lembo Tuan Rumah Peringatan Hari Keluarga

0
134

LINTASSULTRA.COM | Konut – Peringatan Hari Keluarga Nasional XXVII tahun 2020 tingkat Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaksanakan di Kecamatan Lembo.

Kegiatan dengan tema “BKKBN Baru Dengan Cara Baru dan Semangat Baru Hadir di Dalam Keluarga” secara resmi dibuka oleh Bupati Konawe Utara yang di wakili Sekretaris Daerah H. Martaya.

Peringatan HKN yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia itu hadiri Kepala BKKBN provinsi Sultra yang diwakili oleh DR. H. Mustakim, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ali Fatuni, serta jajaran Forkopimda.

Dipilihnya Kelurahan Lembo Kecamatan Lembo Konut sebagai tempat dilaksanakannya peringatan kegiatan sekaligus menjadi tuan rumah tingkat Kabupaten karena berhasil menjadi juara pertama sebagai Kampung KB.

Salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan SDM menuju Konawe Utara sejahtera dan berdaya saing adalah dengan Program perencanaan keluarga melalui BKKBN dengan motto ‘Karena Berencana itu Keren’.

Dalam sambutan Kepala BKKBN Provinsi Sultra mengatakan bahwa, pelaksanaan Harganas saat ini berlangsung dalam suasana sederhana karena untuk menjaga diri dari pandemi.

“Mulai hari ini di seluruh Indonesia dilaksanakan kegiatan pelayanan sejuta akseptor di masing-masing daerah. BKKBN tugasnya bukan sekedar menekan angka kelahiran akan tetapi tetap diimbangi dengan pelayanan kesehatan reproduksi. Di Indonesia dari penelitian dan survei resiko kematian ibu-ibu saat melahirkan yakni berada pada usia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun”. Katanya.

Sekda Konut H. Martaya saat membuka acara mengatakan, keluarga yang kuat akan menjadikan negara yang kuat. Di dalam keluarga itu ada kesatuan organisasi yang membangun keluarga menjadikan hidup lebih baik dalam fungsi agama, ekonomi, sosial, budaya dan fungsi lain yang termasuk dalam delapan fungsi keluarga sejahtera dimana keluarga dalam hal ini suami dan istri adalah penggerak utama dalam membangun masa depan pendidikan anak-anak dan perlindungan keluarga secara utuh.

“Tidak usah gengsi mari tetap bekerja di kebun, toko, kios, dan sektor usaha yang lain untuk memperoleh penghasilan keluarga. Menjaga silaturahmi dengan tetangga juga penting. Perencanaan keluarga kedepan adalah penting untuk mengorganisir aktifitas dan rencana keluarga”.

Usai peringatan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Kader BKR dan KB percontohan di kampung KB yang diikuti 40 orang peserta PIK remaja dan 20 orang bidang KS.(Red/Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here