Hadapi New Normal, Pemda Konut Siapkan Standar Protokol di Tempat Wisata

0
464

LINTASSULTRA.COM | Konut – Menjelang New Normal atau kebiasaan baru, Pemerintah daerah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pariwisata sedang mempersiapkan standar protokol kesehatan jika tempat wisata di Konut dibuka kembali.

Protokol kesehatan bagi wisatawan yang masuk ke Pangandaran diberlakukan. Tidak hanya pengunjung, para petugas dan pelaku wisata juga diwajibkan menggunakan protokol supaya bisa saling menjaga.

Kepala Dinas Pariwisata Yade Rianto mengungkapkan bahwa pemberlakuan status new normal di Konut akan diberlakukan setelah ada arahan langsung dari Bupati Konut Ir Ruksamin.

“Untuk sementara kita masih melakukan simulasi dalam rangka mencari upaya-upaya sejauh mana protokol kesehatan dilaksanakan jika tempat wisata itu telah dibuka,” kata Yade kepada Lintassultra.com, Senin (8/6/2020).

Pihaknya dari Dinas Pariwisata Konut hari ini melakukan presentase kepada Bupati sejauh mana protokol kesehatan yang akan diberlakukan. Yang pertama, kata dia, persiapan penjaga wisata bagaimana menerapkan protokol kesehatan, pedagang yang berjualan didalamnya serta syarat-syarat untuk para pengunjung wisata.

“Syarat umum ketika tempat wisata dibuka kembali yang harus dipenuhi yakni, dilakukan pemeriksaan identitas. Apabila dia WNI harus ada KTP, kemudian kalau WNA maka harus memperlihatkan Paspornya. Kemudian harus ada surat hasil rapid test negatif, hasil Swab, atau PCR. Didalam kawasan wisata tidak diperbolehkan membawa senjata tajam narkoba minuman keras dan sejenisnya,” bebernya.

Dia menegaskan semuanya pengunjung harus mengikuti standar protokol kesehatan seperti pakai masker cuci tangan dan masuk di box sterilisasi, kemudian pada saat didalam itu juga menerapkan physical distancing dan social distancing dengan sistem jalan satu arah tidak berpapasan.

“Agar upaya penerapan ini efektif, maka kita akan bekerjasama dari pihak TNI, Kepolisian, Satpol PP serta instansi terkait dalam hal ini dinas Perhubungan untuk mengawasi,” jelasnya.

Ia menambahkan untuk jumlah pembatasan pengunjung tidak membatasi seseorang yang akan masuk. Asalkan harus memenuhi syarat yang di persiapkan. Apabila tidak di indahkan, maka pengunjung tidak diperbolehkan masuk.

“Untuk sementara wisata yang ada di Konut yang rencananya akan dibuka dulu wisata air panas Wawolesea sementara yang lainnya tetap akan ditutup dulu seperti Taipa, Pudonggala dan Labengki. Kenapa kami buka hanya wisata air panas Wawolesea pasalnya itu sudah memenuhi syarat mulai dari sarana dan prasarana protokol kesehatan,” paparnya

Diketahui wisata Wawolesea tidak berada dalam pemukiman penduduk sementara wisata lain masih berada dalam pemukiman.

“Ini untuk sampel dulu, sejauh mana pelaksanaan new normal di tempat wisata bisa efektif,” pungkas Yade.(Red/Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here