BLT Untuk Mahasiswa Konut Segera Disalurkan

0
793

LINTASSULTRA.COM | Konut -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Konut resmi mengeluarkan jadwal batas pengumpulan berkas Bantuan Langsung Tunai (BLT) pendidikan Covid-19 untuk mahasiswa Konut yang sementara menuntut pendidikan.

Kepala Diknas Konut, Lapeha mengatakan, batas penyetoran berkas belangsung sampai minggu ketiga bulan Juni 2020 di Kantor Diknas Konut.

Menurut Lapeha, syarat mahasiswa untuk mendapatkan BLT antara lain adalah, teracatat sebagai mahasiswa aktif, berdomisili sebagai warga Konut dengan bukti membawa foto copy KTP dan Kartu Keluarga (KK), foto copy surat aktif keterangan kuliah dan foto copy pembayaran spp terakhir (semester berjalan) serta foto copy buku rekening.

“Setelah terkumpul berkas, selanjutnya kita lakukan proses untuk realisasi. Kita berikan secara nontunai langsung ke rekening masing-masing,”kata Lapeha dikonfirmasi, Senin (8/6/2020).

Mantan Sekdis Diknas Konut ini mengungkapkan, syarat yang dikeluarkan berdasarkan peraturan bupati (Perbup) nomor 19 tahun 2020 tentang pengelolaan dana belanja tak terduga dalam rangka penanganan dan pencegahan Covid-19 di wilayah Bumi Oheo itu dengan jumlah keseluruhan yang mencapai miliyaran rupiah.

“Berdasarkan rujukan perbup sehingga kami juga mengeluarkan surat pengumuman pada 5 Juni lalu terkait pengumpulan berkas untuk penerimaan bantuan langsung tunai kepada para adik-adik mahasiswa kita yang tengah kuliah,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Konut, Ruksamin mengatakan, BLT pendidikan yang diadakan merupakan upaya pemerintah untuk membantu para pelajar memaksimalkan proses belajar selama masa penanganan Covid-19 atau virus corona berlangsung.

Disampaikan, salah satu metode kuliah yang dilakukan para mahasiswa adalah dengan sistem online. Model tersebut, tentunya sangat membutuhkan biaya agar dapat mengakses internet memperoleh bahan mata kuliah yang dibutuhkan.

“Ini bentuk kepedulian dan perhatian kami dari pemerintah. Artinya, Pemkab tidak hanya menangani Covid-19 saja, serta bantuan sembako dan BLT dana desa kepada masyarakat, tapi sampai dengan pendidikannya para mahasiswa kita juga terus pikirkan agar semua berjalan dengan baik,”terangnya.

Menyinggung soal penanganan Covid-19, Ruksamnin mengatakan, dengan segala aksi penanganan Covid-19 yang dilakukan bersama pihak Polres Konut, TNI Kodim 1417 Kendari, Kejari Konawe, Basarnas, dan tim Covid-19 Konut lainnya, dirinya meminta kepada seluruh elemen masyarakat di Bumi Oheo itu agar patuh terhadap aturan sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah demi keselamatan bersama.(Red/Adi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here