Warga Tanggetada Kolaka Dihebohkan Penemuan Kandungan Emas di Sungai Landaka

0
8662

LINTASSULTRA.COM | Kolaka – Warga Desa Popalia dan Pewisoa Jaya Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) dihebohkan dengan
Penemuan serbuk emas di kawasan sungai Landaka, Sabtu (6/6/2020).

Sungai yang membatasi Desa Popalia dan Pewisoa Jaya itu ternyata menyimpan kekayaan alam berupa logam mulia (emas) yang bernilai tinggi harganya.

Mengetahui adanya kandungan emas di lokasi itu, puluhan warga saat ini mulai ramai mendatangi sungai Landaka untuk mendulang emas atau melakukan penambangan secara manual (tradisional).

Ketgam : Nampak seorang warga saat mendulang emas

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Lintas Sultra dari warga sekitar, aktivitas pendulangan emas di sungai tersebut , sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu namun diketahui masyarakat banyak.
Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga sekitar mencoba mendulang untuk memastikan atau mendapatkan logam mulia tersebut.

Mulai saat itu informasi dari mulut ke mulut mulai menyebar dan membuat warga dari luar Kecamatan Tanggetada, seperti Kecamatan Wundulako dan Kecamatan Watubangga mulai berdatangan. Puncaknya kedatangan warga adalah Sabtu (6/6/2020), karena saat itu mulai terkabar luas tentang penemuan kandungan emas di lokasi tersebut.

Beberapa pendulang dari luar mulai berdatangan. Bahkan ada yang membawa mesin untuk memudahkan proses pendulangan emas.

Salah seorang warga Kecamatan Watubangga Adnan mengatakan, dirinya sengaja datang ke sungai Landaka, setelah mendapat informasi dari rekannya dan langsung beraktifitas.

“Alhamndulillah sekali mendulang bisa mendapat sebuk emas 3 hingga 4 kaca,” ungkapnya saat ditemui di lokasi pendulangan.

Tak main-main, hasil dari mendulang secara manual selama ini telah di jual untuk biaya hidup dan operasional di lokasi. “Sekitar 1 gram sudah saya jual, kami pakai biaya operasional selama di sini,” terangnya.

Dikatakan, meski ada yang menggunakan mesin, namun tidak sedikit warga yang datang walaupun hanya bermodal peralatan seadanya, seperti skop, wajan hingga karpet untuk mengadu nasib mencari logam mulia.(Red/Kir).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here