Kontraktor Kantor Penghubung Diduga Pekerjakan Warga yang Berasal dari Zona Merah Covid-19

0
509

LINTASSULTRA.COM | Konut- Sikap kontraktor yang mengesampingkan jalur koordinasi terhadap pekerjaan yang akan dilaksanakan di Kantor Penghubung membuat penanggungjawab kantor perwakilan penghubung konawe utara di Kota Kendari, Riani Tayeb geram.

Pasalnya hingga saat ini pihak kontraktor belum menyampaikan pemberitahuan baik lisan maupun tertulis kepada pihak Kantor Penghubung Konawe Utara (Konut). Sementara yang bersangkutan telah melaksanakan pekerjaannya.

“Saya heran kok tanpa ada kompirmasi dari kantor penghubung tiba tiba saja langsung masuk kerja. Seharusnya pihak kontraktor melakukan koordinasi biar hanya pemberitahuan layaknya kalau kita mau masuk rumah orang harus permisi atau mengucapkan salam,”kata Riani Tayeb kesal

Tak hanya itu, sikap acuh yang diperlihatkan pihak kontraktor itu yakni meskipun sudah berapa hari memulai pekerjaannya, tetapi sampai sekarang belum memasang plang atau papan proyek.

“Pihak kontraktor datang bekerja tanpa ada info atau pemberitahuan kepada pihak kantor penghubung,”tambahnya.

Perlu diketahui kata Riani, kontraktor Kantor Penghubung yang mengerjakan pondasi, pagar dan pengecetan tersebut adalah berasal dari luar Konut. Parahnya lagi, pekerjanya semua orang luar Konawe Utara.

“Pekerja lokal tidak ada yang dilibatkan. Rata-rata warga yang dipekerjakan oleh kontrator ini berasal dari Zona merah,Covid-19,”ujar Riani.

Menurut Riani permasalahan tersebut sudah dilaporkan kepada bupati. Dari hasil laporan dan kompirmasi itu, diperoleh penjelasan bahwa bupati tidak tahu menahu soal kontraktor yang sedang bekerja di kantor penghubung.(Red/Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here