Bupati Konawe Angkat Suara Soal Rencana Masuknya 500 Orang TKA Asal Cina

0
2025

Kery : Jika Ada Instruksi dari Pemerintah Pusat Kami Siap Carikan Solusinya

LINTASSULTRA.COM |KONAWE- Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa akhirnya angkat suara soal rencana akan masuknya 500 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) dari Cina yang masuk di wilayah Kabupaten Konawe.

Sebelumnya H. Alimazi, SH sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak rencana akan masuknya 500 orang TKA yang berasal dari Cina.

Tenaga kerja asing tersebut akan bekerja di Perusahaan Terbuka – Virtue Dragon Nickel Indonesia (PT-VDNI) yang beroperasi di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe.

Dalam wawancaranya di salah satu stasiun televisi nasional Rabu, (29/4/2020) pukul 08.30 wita,  Kery mengungkapkan bahwa dirinya tidak tahu menahu masaalah TKA yang akan masuk ke wilayah Konawe.

Alasannya karena hingga saat ini belum ada komfirmasi baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Tapi jika kabar tersebut benar adanya maka Kery sebagai bupati setuju dengan sikap gubrnur yang melakukan penolakan terhadap TKA asal Cina tersebut.

Ketgam : salah satu Kawasan Industi di Kecamatan Morosi

Meski demikian menurut Kery, jika ada instruksi dari pemerintah pusat mengenai rencana masuknya 500 orang TKA asal Cina tersebut, Kery selaku bupati akan melakukan komunikasi, berkoordinasi dan konsultasi guna mencari solusi yang terbaik.

“Jika rencana itu benar adanya maka saya harus bangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait utamanya pemerintah provinsi dan pihak perusahaan yang berencana mendatangkan TKA tersebut supaya tidak menimbulkan dampak dan kerugian terhadap semua pihak utamanya masyarakat Konawe,” ujar Kery.

Dalam situasi seperti sekarang ini, Bupati Konawe berharap kepada pemerintah pusat agar lebih fokus ke penanganan Covid-19 khususnya bantuan alat kesehatan dan sembako.

Lebih jauh bupati menuturkan apa bila kondisi sudah normal, kegiatan apapun yang akan dilaksanakan dalam kaitannya dengan investasi yang bermuara pada pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat, pemerintah Kabupaten Konawe siap mengakomodir.

Ketgam :Pemeriksaan suhu tubuh yang dilakukan tim gugus tugas  covid -19 konawe terhadap TKA di morosi beberapa waktu lalu

“Saya berharap kepada pemerintah pusat agar nanti suasana sudah normal kembali, sudah tenang, dan covid-19 ini berakhir baru kita urus lagi peningkatan industri kita” harap Kery.

Di tempat yang sama, Kery juga sempat mengungkapkan kekesalanya terhadap PT. VDNI karena bantuan alat kesehatan dari perusahaan tersebut tidak ada.

Sedangkan bantuan sembako yang disalurkan dari perusahaan tersebut cuma di Kecamata Morosi saja. Jadi selama ini pemerintah Kabupaten Konawe hanya mengandalkan kemandiriannya dalam melakukan pencegahan dan pemutusan matarantai Covid-19 serta terus meminta pada masyarakat agar selalu mengikuti himbauan pemerintah setempat.(Red/Inal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here