Hadapi Wabah Virus Corona, Seluruh Kegiatan Fisik OPD Konawe Dipending

0
593

Sekda Konawe : Bagi Pimpinan OPD yang Berani Mengerjakan Kegiatan Fisik Tanggungjawab Sendiri Resikonya

LINTASSULTRA.COM|KONAWE – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Dr. Ferdinand Sapan, SP, MH meminta kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menunda seluruh kegiatan fisik di lingkupnya masing-masing, kecuali yang berkaitan dengan penanganan Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekda di hadapan sejumlah pimpinan OPD (Kadis) lingkup Pemkab Konawe, pada senin pagi (30/3/2020 ).

Menurut Ferdinand, perintah penundaan kegiatan fisik tersebut adalah berkaitan dengan terus merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 di daerah ini. Pemerintah mulai dari puasat sampai ke daerah-daerah satu komando yakni konsentrasi terhadap upaya pencegahan dan penanganan virus corona.

Jika ada pimpinan OPD yang berani melangkahi himbauan tersebut maka segala kosekuensi yang berkaitan dengan anggaran maupun hukum adalah menjadi tanggungjawab sendiri.

Ketgam : Sekda Konawe Ferdinand Sapan saat memberikan penjelasan dihadapan tim penangulangan covid – 19

“Saya berharap agar dalam situasi seperti ini tetap kita satu komando.Tidak boleh ada yang jalan sendiri-sendiri,ujarnya.

Perintah untuk kompak dan serius dalam penangan virus corona tersebut berdasarkan keputusan pemerintah pusat yang ditindak lanjuti melalui rapat koordimasi di tingkat provinsi yang diikuti para bupati dan Sekda se Sultra.

Dalam kesempatan itu Jenderal ASN Konawe ini sangat mengapresiasi kerja -kerja OPD yang tergabung dalam tim penanganan dan pencegahan Covid-19 tingkat Kabupaten Konawe khususnya Dinas Kesehatan.

“Saya apresiasi kerjanya Dinas Kesehatan dalam penanganan virus corona” ujar Sekda.

Meski demikian, kata Sekda, Dinas Kesehatan mulai dari dokter, tenaga medis, perawat sampai clening servisnya selaku garda terdepan dalam upaya pencegahan, penanganan dan pemutusan mata rantai virus vorona agar tetap menjaga kesehatannya dan bekerja sesuai protap atau standar opersional yang ada.

Ketgam : Sekda Konawe, Ferdinand saat memimpin rapat pengawasan warga konawe yang positif covid – 19

Masi seputar penanganan virus corona, seluruh OPD dihimbau untuk melakukan tugas dan tanggungjawabnya sesuai tugas pokok dan kewenangan masing- masing. Khususnya terhadap dampak dari merebaknya virus corona. Misalnya Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop)serta Dinas Pertanian.

Menurut Ferdinand, mulai sekarang Dinas Perindagkop melakukan pendataan mengenai stok atau ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat melalui distributor-distributor yang ada di Kabupaten Konawe. Begitu juga dengan Dinas Pertanian agar memperhatikan ketersediaan pangan khusnya beras dengan cara tetap mengoptimalkan jadwal tanam dan panen bagi para petani.

Konawe sebagai lumbung berasnya Sulawesi Tenggara harus bekerja keras mempertahankan ketersediaam pangan atau stok beras. Alasannya disamping untuk memenuhi kebuhan sendiri sudah ada kabupaten lain di Sultra yang bermohon untuk di suplai beras dari Konawe apabila dalam masa tanggap darurat ini ada kabupaten di Sultra yang kekurangan persediaan berasnya.

“Sebagai informasi awal sesuai yang berkembang waktu kami rapat dengan pak gubernur di Kendari sudah ada daerah yang bermohon, “tambah Ferdinand

Untuk itu Sekda menghimbau kepada Dinas Pertanian agar mengatur proses penjualan hasil panen padi petani pada musim panen kedepan supaya beras hasil produksi petani Konawe tidak di bawa ke luar daerah. Jika hasil panen petani tidak dibawa keluar daerah maka dipastikan Konawe tidak akan kekurangan bahan makanan pasca wabah virus corona nanti.

Ketgam : Tim penanggulangan covid -19 saat melakukan penyemprotan disinfektan di kantor kejari konawe

Lebih jauh Sekda mengatakan, berdasarkan pembagian tugas masing-masing dan hasil kerja keras OPD itulah yang menjadi bahan bagi pimpinan mulai dari bupati, wakil bupati dan Sekda di daerah ini yang dibawa ke rapat pimpinan tertinggi tentang penangan dan pembahasan dampak dari virus corona. Sebab setelah pemerintah sukses membasmi penularan corona maka tugas baru adalah mengantisipasi atau menanggulangi dampak yang dirasakan masyarakat akibat virus corona.

Terhadap seluruh tindakan dan cara yang dilakukan oleh seluruh OPD dalam penanganan virus corona pimpinan daerah dalam hal ini bupati dan wakil bupatiĀ  termasuk Sekda selaku penanggungjawab di lapangan wajib mengetahui melalui laporan dari bawah dan koordinasi yang baik antara lintas OPD.

“Selaku penanggungjawab operasional dilapangan, Sekda harus tau seluruh kegiatan OPD selama masa tanggap darurat penanganan virus corona ini berlangsung. Sekali lagi saya harus ketahui bakan ingin tahu, ujar Sekda.

Tujuannya apabila koordinasi itu terbangun dengan baik adalah, jika sewaktu- waktu Sekda dimintai pendapat tentang oleh pimpinan tentang progres penanganan covid-19 bisa memberikan penjelasan secara paripurna.Keterangan paripurna hanya bisa disajikan apabila didukung dengan informasi yang akurat dan data yang valid.

Diakhir himbauannya Sekda meminta kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)untuk proaktif mengikuti perkembangan wabah virus corona di daerah ini serta bekerja keras dan teliti dalam menyajikan atau menyampaikan informasi tetang corona kepada publik melalui media.

Ketgam : Bupati Konawe saat memberikan himbauan kepada kepala OPD soal pencegahan dan penanganan covid – 19

Saluran yang digunakan oleh Kominfo cukup banyak dan luas yakni media cetak (surat kabar atau majala), media elektronik (televisi atau radio) media Online serta grub-grub media sosial (medsos) yang resmi dan tidak menyebar berita bohong atau Hoax.

Sementata itu, Kadis Kominfo Nasrudin, SH. MH, yang ditemui terpisah menjelaskan, bahwa sejak Kabupaten Konawe di tetapkan sebagai salah satu daerah yang teridentifikasi wabah virus corona langsung menggerakan seluruh kekuatan sesuai kopentensi dimiliki staf masing-masing.

Meskipun tidak ditunjang dengan pasilitas yang memadai tetapi sebagai wujud rasa tanggung jawab terhadap tugas pokok dan panggilan kemanusiaan, setiap momen penting penanganan virus corona staf Kominfo selalu ditugaskan untuk hadir mengikuti meskipun hanya mengambil gambar melalui hendpone (HP).( Red/LS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here