Bupati Larang Tenaga Kerja Asing Masuk Konawe

0
344

LINTASSULTRA. COM | KONAWE- Tidak lewat dari satu kali 24 jam, setelah Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengeluarkan himbauan tentang pencegahan, penanggulangan serta pemutusan mata rantau covid-19 atau virus corona, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Konawe langsung melakukan sosialisasi.

Kepala Dinas Kominfo Nasrudin, SH, MH mengatakan, metode yang digunakan dalam sosialisasi itu adalah memberikan materi himbauan bupati kepada seluruh wartawan baik daerah maupun wartawan nasional.

Kedua kata Kadis adalah secara manual menggunakan mobil lalu keliling ke wilayah yang terjangkau sambil mengumumkan lewat pengeras suara.Cara tersebut mulai dilakukan pada jumat, (20/3/2020) dan akan dilanjutkan besok hari.

Dari sepuluh poin himbauan bupati tersebut satu diantaranya yang paling tegas yaitu berupa larangan atau menutup sementara kedatangan Tenaga Kerrja Asing (TKA) di Konawe sampai selesainya penanganan virus corona.

Kemudian dalam himbauan itu kata Nasrudin, bupati minta kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang, tidak saling mencurigai tetapi harus bersatu padu dalam melaksanakan himbauan pemerintah agar wabah virus corona itu dapat dicegah bersama penularannya.

Apabila terjadi gejala yang mengarah pada covid-19 diharapkan segera menghubungi Puskesmas terdekat atau Rumah Sakit serta posko penanggulangan covid-19.

Himbauan yang dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Gusli Topan Sabara tersebut membawa nuansa persatuan dan perdamaian. Itu penting karena melalui cara itu bisa melawan ganasnya virus corona.

Misalnya ajakan atau himbauan untuk bersatu padu, samaturu, mepokoaso dalam menghadapi wabah virus corona. Masyarakat juga tidak boleh panik dan menghindari pernyataan yang bersifat hoax atau bohong. Kemudian yang peting juga adalah jangan saling menyalahkan atau mencari-cari kekurangan atau kesalahan orang lain.

Dalam upaya penanggulangan virus corona itu bupati menganjurkan kepada masyarakar agar selalu menjaga kebersihan, kebugaran tubuh dan biasakan mengkosumsi makanan tradisional seperti jahe merah, daun kelor yang direbus, jambu batu serta jeruk nipis.

Bupati menghimbau juga masyarakat agar mengurangi seluruh aktifitas di luar rumah jika tidak penting. Berkaitan kepentingan ibadah baik , bupati minta agar setiap masyarakat yang hendak ke tempat ibadah sebaiknya tidak menggunakan kendaraan tetapi berjalan kaki agar terpapar oleh sinar matahari langsung.

Baik makanan tradisional maupun pancaran sinar matahari adalah bermanfaat bagi ketahanan tubuh untuk menangkis serangan virus corona.

Kemudian dalam upaya menghadapi ganasnya corona jangan lupa setiap saat minta perlindungan kepada Allah SWT, Tuhan yang maha esa serta Sang Hiyang Widhi bersama kita. (Red/Ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here