Polres Konawe Gelar Apel Gabungan Operasi Patuh Anoa 2019

0
596

Lintassultra.com | Unaaha – Kepolisian Resor ( Polres) Konawe laksanakan gelar apel pasukan dihalaman Mako Polres Konawe pada, kamis ( 29/8/2019).

Operasi ini dilaksanakan dengan mengedepankan giat penegakan hukum lantas sebesar 60% serta giat preventif sebesar 40% dengan 8 prioritas pelanggaran secara nasional sebagai berikut :

1. Pelanggaran penggunaan helm SNI
2. Pelanggaran melawan arus
3. Pelanggaran penggunaan hp saat berkendara
4. Pelanggaran berkendara dibawah pengaruh alkohol
5. Pelanggaran melebihi batas kecepatan
6. Pelanggaran berkendara dibawah umur
7. Pelanggaran tidak menggunakan safety belt
8. Pelanggaran penggunaan lampu rotator atau strobo.

Dari 8 prioritas tersebut, polda sultra menfokuskan 3 jenis pelanggaran sesuai dengan karakteristik wilayah serta anev pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi di wilayah hukum polda sultra.

Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol. Iriyanto, S. IK dalam sambutannya yang dibacakan Kapolres Konawe AKBP muh Nur Akbar, SH., S. IK., MH mengatakan, Apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Sehingga tercipta kamseltibcar lantas yang mantap di wilayah hukum sulawesi tenggara serta mewujudkan polantas sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruang publik.

Sebagaimana diketahui bahwa permasalahan di bidang lalu lintas khususnya lalu lintas jalan raya semakin hari semakin berkembang seiring dengan berkembangnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi jumlah penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidup, serta meningkatnya perekonomian yang diikuti dengan meningkatnya kemampuan daya beli masyarakat untuk membeli kendaraaan bermotor.

Permasalahan dibidang lalu lintas tersebut pada akhirnya bermuara pada terjadinya gangguan keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas seperti kecelakaan lalu lintas, pelanggaran lalu lintas dan kemacetan lalu lintas. Sehingga dampak dari permasalahan lalu lintas tentunya akan terasa baik secara langsung maupun tidak langsung pada kehidupan sosial masyarakat khususnya di bidang perekonomian.

Dalam menghadapi permasalahan di bidang lalu lintas tersebut, dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder di dalam pelaksanaan tupoksi masing-masing. demikian pula koordinasi bersama instansi pemerintahan yang bertanggung jawab dalam pembinaan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

“Perlu diketahui bersama data jumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah sulawesi tenggara berupa tilang pada pelaksanaan operasi patuh tahun 2017 sebanyak 4.399 (empat ribu tiga ratus sembilan puluh sembilan) perkara dan pada tahun 2018 meningkat sebanyak 7.623 (tujuh ribu enam ratus dua puluh tiga) perkara atau naik sebesar 73%.,”terangnya.

Sedangkan jumlah kecelakaan pada pelaksanaan operasi patuh tahun 2017 sebanyak 27 (dua puluh tujuh) kasus, sama dengan jumlah laka lantas pada tahun 2018 yaitu 27 (dua puluh tujuh) kasus, sedangkan jumlah korban meninggal dunia pada tahun 2017 dan 2018 juga sama berjumlah 8 orang.

Diketahui Apel gabungan operasi patuh anoa 2019 yang melibatkan unsur TNI, Polri, Dishub dan Sat Pol PP Konawe . Operasi Patuh Anoa 2019 dimulai 29 agustus hingga 11 september mendatang.  ( Red/LS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here