Diduga Ada Korupsi Dana Hibah, Massa Aksi Minta Kejari Periksa Mantan Kadis BPKAD Konawe

0
1588

Lintassultra.com [ Unaaha – Puluhan Massa aksi Poros Keadilan dan Konsorsium Lembaga Mahasiswa Anti Korupsi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Konawe pada, senin (25/6/2019).

Kordinator massa aksi Ilham Kiling dalam orasinya mengatakan pengelolaan dana hibah pendidikan dan bantuan sosial, tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah Kabupaten Konawe pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 menganggarkan belanja hibah dan bantuan sosial sebesar Rp. 32.925.800.000.00.

Menurutnya, realisasi belanja hibah tidak didukung pertanggung jawaban berdasarkan hasil peneriksaan diketahui bahwa pencairan belanja hibah Tahun 2017 dilakukan dengan menerbitkan sebanyak 320 SP2D LS ke masing-masing organisasi/lembaga . Dari 315 penerima hibah hanya 236 organisasi yang menyampaikan laporan pertanggung jawaban sementara 82 organisasi penerima belum menyampaikan laporan pertanggung jawaban pengunaan dana hibah.

“Dana sebesar 32 milyar Seharusnya dipergunakan untuk masyarakat kecil dan mahasiswa, untuk melanjutkan studi. Namun faktanya dana tersebut digunakan untuk biaya pendidikan pegawai. Dari dana itu ada sekitar 16 milyar yang tidak bisa dipertanggung jawabkan ,berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan ( BPKP) Republik Indonesia. Untuk itu kami akan meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kepala BPKAD yang sekarang dilantik sebagai Sekda Konawe “.bebernya.

Usai melakukan orasi, massa aksi kemudian melanjutkan aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Konawe dan melaporkan dugaan korupsi dana hibah tersebut. (Red/LS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here