Gaji Honorer Disunat, Dirut RSUD Jelaskan Alasannya

0
630

Lintassultra.com,Unaaha- Dugaan praktek tak terpuji ditujukan pihak pengelola Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit ( BLUD RS ) Kabupaten Konawe,tindakan tak terpuji itu berupa pemotongan gaji honorer . Dugaan pemotongan upah itu dilakukan pihak manajemen,rabu (24/01/2019).

Direktur BLUD RS Kabupaten Konawe,H. Agus Lahida yang dikonfirmasi awak media diruang kerjanya membenarkan,jika pemotongan itu dilakukan karena tidak hadir menjalankan tugas tepat waktu sesuai ketentuan yang diterapkan dan itu berdasarkan absen sidik jari.

Meski demikian,pihak BLUD RS Konawe juga telah memangil ahli IT untuk memeriksa alat absensi sidik jari apakah ada permasalahan atau tidak. Dimana larinya dana pemotongan upah karyawan tersebut.Menurut Agus dana tersebut masih aman didalam kas manajemen. Selain itu,pihak manajemen tidak melakukan transaksi tunai jadi tidak ada yang perlu ditakutkan.

“Saya sudah panggil orang IT dan sudah datang, jadi tidak main main ini masalah. Saya panggil juga orang BPD saya bilang minta tolong datang, bantu saya cek IT, hari ini dicek. Kalau IT nya bagus maka yang masalah orangnya, kalau IT rusak berarti orangnya tidak bermasalah, kami harus kembalikan uangnya kepada honorer yang terkena pemotongan,” katanya.( Red/LS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here